KENDARINEWS.COM-3 Maret 2026, Kabupaten Konawe berusia 66 tahun, terhitung 3 Maret 1960. Peringatan HUT ke-66 Konawe digelar di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Peringatan HUT Konawe itu menjadi momentum peneguhan konsepsi pembangunan daerah dalam bingkai Konawe Bersahaja di bawah kepemimpinan duet Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim. Duet berakronim YA-SYAM itu berkomitmen menunaikan janji politik dalam pembangunan sebagaimana digaungkan saat Pilkada 2024.
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) didapuk menjadi inspektur upacara (Irup) HUT ke-66 Kabupaten Konawe. Dalam amanatnya, Gubernur ASR mengatakan peringatan HUT jangan hanya sekadar seremonial tahunan.
“Tapi harus menjadi momentum bagi seluruh komponen pembangunan di Kabupaten Konawe untuk merefleksikan dan mengevaluasi kembali catatan-catatan perjalanan yang dilalui hingga saat ini, baik penyelenggaraan roda pemerintahan, pembangunan maupun pembinaan dalam hidup berbangsa dan bernegara,” ujar Gubernur ASR.
Mantan Pangdam XIV itu mengaku berbangga melihat kemajuan pembangunan Kabupaten Konawe sejak terbentuk 66 tahun silam hingga saat ini. “Konawe terus mengalami kemajuan dengan berbagai dinamika politik, pemerintahan, dan dinamika masyarakat,” ungkap Gubernur ASR.
Menurutnya, berbagai capaian penting diraih yang ditandai dengan penghargaan atas capaian pembangunan daerah oleh setiap periode kepemimpinan daerah di Kabupaten Konawe. “Hal itu tentunya menjadi catatan sejarah perjalanan pembangunan daerah ini. Namun dibalik capaian kemajuan itu, kita tidak menutup mata bahwa masih banyak ‘pekerjaan rumah’ yang harus diselesaikan dalam memenuhi harapan masyarakat,” tuturnya.
“Pekerjaan Rumah” yang dimaksud Gubernur ASR yakni persoalan sosial, ekonomi, kemiskinan, pengangguran, inflasi, ancaman krisis pangan, energi dan krisis keuangan global.
“Selain itu, persoalan pencemaran, kerusakan lingkungan, ancaman bencana serta profesional dan integritas aparatur yang harus menjadi perhatian serius,” ungkap Gubernur ASR.
Untuk itu, tugas pemerintah daerah dan seluruh stakeholder di Konawe untuk terus menjaga persatuan dan membangun harmoni dalam keberagaman dengan mengedepankan nilai-nilai lokal Kalosara. “Tentunya dibarengi dengan kerja keras dan tuntas dalam menyelesaikan pembangunan daerah,” imbuh Gubernur ASR.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sultra itu mengaku optimistis pembangunan Konawe dapat diwujudkan dengan sinergisitas seluruh pemangku kepentingan dan berkolaborasi secara efektif, efisien serta produktif yang didukung seluruh masyarakat Konawe.
“Saya mengajak seluruh komponen pembangunan di Konawe, mari kita jadikan peringatan HUT ke-66 Konawe sebagai momentum memperkuat komitmen semangat kebersamaan dalam membangun daerah ini demi mewujudkan Konawe Bersahaja dalam kepemimpinan Bupati Konawe dan Wakil Bupati yang saat ini bersama-sama saya,” tutup Gubernur ASR.
Upacara HUT ke-66 Konawe dihadiri Bupati Konawe Yusran Akbar, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Danrem 143 Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Kajari Konawe Fachrizal, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Bupati Konawe Utara Ikbar, Plt.Bupati Kolaka Timur Yosep Sahaka, Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin, dan Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, dan Sekda Konawe Ferdinand.
Selain itu turut hadir, Ketua DPP Lembaga Adat Tolaki Sultra sekaligus mantan Bupati Konawe dua periode, Lukman Abunawas, Ketua TPP Provinsi Sultra Arinta Nila Hapsari,, Ketua TPP Kabupaten Konawe Hj.Hania, dan Rektor Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Dr.Basrin Melamba. (din)
