Kemenkum Sultra Fasilitasi 26 Dokumen Apostille untuk Calon Penerima Beasiswa ke Korea Selatan

KENDARINEWS.COM-– Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan masyarakat Sultra dengan memfasilitasi pencetakan 26 dokumen Apostille bagi warga yang akan melanjutkan studi ke Korea Selatan. Inisiatif ini diumumkan pada hari ini, Kamis, 12 Februari 2026.

Melalui Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Kemenkumham Sultra telah memproses dokumen-dokumen penting di bidang kependidikan dan kependudukan milik tiga orang pendaftar beasiswa asal Kota Kendari. Dokumen-dokumen ini kini telah tersertifikasi secara internasional melalui layanan satu pintu Apostille.

Apostille adalah sertifikasi yang mengotentikasi keabsahan dokumen publik untuk digunakan di negara-negara anggota Konvensi Apostille. Dengan adanya layanan Apostille di Kanwil Kemenkumham Sultra, proses legalisasi dokumen yang sebelumnya memakan waktu lama dapat dipangkas secara signifikan. Hal ini memastikan bahwa dokumen-dokumen dari Sulawesi Tenggara diakui secara sah di negara-negara anggota Konvensi Apostille, termasuk Korea Selatan.

Topan Sopuan, perwakilan dari Kemenkumham Sultra, menyatakan bahwa instansinya berkomitmen untuk terus mempermudah akses layanan hukum bagi masyarakat. “Kami di Kemenkumham Sultra berkomitmen penuh untuk memfasilitasi setiap putra-putri daerah yang ingin berkembang hingga ke kancah internasional,” ujarnya. “Pencetakan 26 dokumen Apostille ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk mempermudah urusan rakyat. Kami berharap kemudahan ini dapat memotivasi lebih banyak generasi muda Sultra untuk berani mengejar mimpi sekolah ke luar negeri.”

Layanan Apostille ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi para calon penerima beasiswa, memastikan bahwa langkah mereka menuju pendidikan global tidak lagi terhambat oleh urusan administratif yang rumit. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan akan semakin banyak generasi muda Sulawesi Tenggara yang termotivasi untuk mengejar pendidikan tinggi di luar negeri dan membawa manfaat bagi daerahnya