KENDARINEWS.COM-– Laboratorium Terpadu Universitas Halu Oleo (UHO) meraih pencapaian gemilang setelah ditetapkan sebagai Lembaga Uji Mutu serta Lembaga Uji Efektivitas untuk Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah melalui Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 04/Kpts/SR.340/M/01/2025.
Pengakuan ini tidak hanya menjadi bukti kompetensi teknis laboratorium, tetapi juga menandakan penerapan sistem manajemen mutu yang memenuhi standar nasional hingga internasional. Hal itu disampaikan Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu UHO, Muhamad Alim Marhadi, S.Pd., M.Pd.
“Pengakuan dari Kementerian Pertanian memberikan legitimasi penuh bagi kami untuk berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pengujian mutu hingga efektivitas produk agar produktivitas dan keberlanjutan dapat tercapai,” ujarnya.
Keistimewaan Laboratorium Terpadu UHO tidak hanya sampai di situ. Di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), lembaga ini menjadi yang satu-satunya yang terintegrasi dalam pengujian mineral dan memiliki pengakuan nasional. Selain pengesahan dari menteri, laboratorium juga telah meraih akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) ISO/IEC 17025:2017 untuk pengujian tanah.
“Kualitas layanan kami sudah tidak diragukan lagi. Kami akan menyosialisasikan keberadaan laboratorium ini agar masyarakat dan dunia usaha bisa memanfaatkannya secara optimal, termasuk untuk pengujian kualitas air minum dalam kemasan dengan standar tinggi,” tambah Alim Marhadi.
Dengan prestasi ini, Laboratorium Terpadu UHO berpotensi menjadi pusat layanan penelitian berkualitas yang menjangkau tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional (win)
