KENDARINEWS.COM — Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. Azhari, baru saja menerima penghargaan nasional dari Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Seremoni penyerahan penghargaan digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, akhir pekan lalu.
Penghargaan diberikan kepada Pemkab Buteng sebagai Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2025 dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) pada subsektor kriya, khususnya kerajinan tenun.
Capaian penghargaan prestisius tersebut merupakan hasil kerja cerdas dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) dalam membangun ekonomi kreatif.
Bupati Buteng, Dr. Azhari, mengatakan program KaTa Kreatif Indonesia merupakan inisiatif strategis Kemenekraf dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal daerah.
Penetapan KaTa Kreatif dilakukan melalui proses seleksi ketat dan berjenjang, mulai dari penilaian mandiri kabupaten/kota (PMK31), sosialisasi program, hingga uji petik lapangan oleh tim penilai independen.
Dari 16 kabupaten/kota se-Indonesia yang mengikuti tahapan seleksi dan dinilai oleh 15 tim penilai KaTa Kreatif, Kabupaten Buton Tengah berhasil menembus daftar daerah yang ditetapkan sebagai KaTa Kreatif Indonesia 2025.
“Kabupaten Buton Tengah dinobatkan pada subsektor kriya dengan fokus pada kerajinan tenun, yang dinilai memiliki keunikan motif, nilai budaya tinggi, serta potensi ekonomi berkelanjutan. Tenun Buteng tidak hanya menjadi identitas kultural daerah, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat lokal,” ungkap Dr. Azhari kepada Kendari Pos, Minggu (21/12/2025).
Mantan Rektor USN Kolaka menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Proses pengajuan KaTa Kreatif telah dimulai sejak 2018 melalui pengisian borang administrasi.
Pada 2022, Pemkab Buteng menyusun masterplan pengembangan ekonomi kreatif. Upaya tersebut dilanjutkan pada 2023 dengan mengikuti uji petik PMK3I dan seleksi, meski belum berhasil lolos. Konsistensi itu akhirnya membuahkan hasil pada 2025.
“Alhamdulillah, Kabupaten Buteng menerima penghargaan KaTa Kreatif. Ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus mendorong ekonomi kreatif daerah. Penghargaan ini merupakan dukungan yang sangat kuat bagi daerah yang baru berusia 11 tahun, sekaligus menjadi motor semangat untuk terus bergerak maju,” terangnya.
Pada tahun 2025, dari 16 daerah yang mendaftar seleksi KaTa Kreatif Indonesia, hanya enam daerah yang berhasil ditetapkan, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Cilacap, Kota Manado, Kabupaten Pati, dan Kabupaten Trenggalek.
“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah akan terus memperkuat komitmen pengembangan ekonomi kreatif secara berkelanjutan, khususnya subsektor kriya tenun, melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses pasar, serta dukungan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan perajin dan pertumbuhan ekonomi kreatif lokal,” imbuhnya. (KN)
