Bupati La Ode Darwin Sukses Lobi Perum Bulog, Gudang Penampungan Jagung dan Padi Bakal Dibangun di Mubar

KENDARINEWS.COM–Lobi Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin di
Perum Bulog membuahkan hasil. Perum Bulog menyahuti permintaan Bupati La Ode Darwin terkait pembangunan gudang penampungan dan tempat pengolahan hasil pertanian khususnya komoditas jagung dan padi.

“Kemarin saya dikabari dari Bulog, kita mendapatkan pembangunan yang dipusatkan di Kasimpa Jaya. Yaitu pembangunan pengeringan jagung kapasitas 4.000 ton dan gudang. Kemudian kita juga akan mendapatkan pembangunan pengering dan penggilingan padi dan juga gudangnya,” kata Bupati La Ode Darwin, Senin (8/12/2025).

Investasi dari Perum Bulog itu menjadi kabar baik untuk mendukung kemajuan sektor pertanian di Mubar. Untuk itu, Bupati La Ode Darwin meminta kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa untuk mengimbau masyarakat agar memaksimalkan sektor pertanian.

“Ke depan kalau gedung Bulog sudah ada, kita tidak perlu lagi repot-repot harus bawa jagung kita ke luar Mubar. Meskipun baru selesai panen dan jagung masih ada tongkolnya, bisa langsung bawa ke pabrik, itu langsung dibeli. Begitu pula dengan padi. Kalau selama ini masih dibawa di luar daerah untuk diolah, kedepan sudah tidak perlu lagi,” terang Bupati La Ode Darwin.

Ia berkomitmen memenuhi segala administrasi yang disyaratkan Perum Bulog secepatnya, khususnya berkaitan dengan kesiapan lahan dan administrasi lainnya. “Mereka minta tambahan lahan 3 hektare plus 1. Dan 1 hektare itu untuk pengering jagung dan 3 hektare untuk padi. Saat ini kita kebut persetujuan DPRD Mubar dan naskah NPHD untuk hibahnya. Secepatnya kami selesaikan,” tegas Bupati La Ode Darwin.

“Kalau itu semua sudah rampung maka insya Allah pembangunan gedung Bulog akan dimulai Februari atau Maret 2026. Dengan total anggaran sekira Rp150 miliar,” sambung Ketua DPD I Golkar Sultra itu.

Bupati La Ode Darwin menambahkan, bahwa dalam program pembangunan gedung Bulog ini dilakulan di 3 daerah di Sultra, salah satunya Mubar. Dalam program ini Mubar mendapat porsi yang lebih dan prioritas. “Kalau daerah lain hanya dapat salah satu, misalnya hanya pengering jagung atau padi saja. Sementara Muna Barat dapat untuk pengering jagung jagung dan padi,” pungkasnya. (ahi)