-Pemkab Mubar Siap Surati Kemenhub untuk Perpanjang Runway
KENDARINEWS.COM– – Bandara Udara Sugimanuru Kabupaten Muna Barat resmi melayani penerbangan perdana rute Makassar-Muna Barat-Makassar yang dioperasikan oleh Sriwijaya Air dengan pesawat Boeing 737-500 pada Kamis (15/1/2026). Meskipun telah beroperasi, runway bandara yang saat ini memiliki panjang 1.600 meter dinilai belum memadai untuk standar pesawat jenis Boeing yang seharusnya menggunakan landasan pacu sepanjang 1.800 meter.
Bupati Mubar, La Ode Darwin, menyatakan bahwa Pemkab Mubar akan segera mengirim surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk meminta penambahan panjang runway. “Kita akan bersurat ke Kemenhub agar upaya perpanjangan runway dapat dimaksimalkan, sehingga tidak lagi menjadi kendala bagi masuknya pesawat lain ke Mubar,” ujarnya.
Selain itu, bersama Bupati Muna dan Wakil Bupati Buton Tengah, La Ode Darwin juga telah sepakat untuk meminta bantuan konektivitas dari Anggota DPR RI, Ridwan Bae terkait perpanjangan landasan pacu tersebut. Mereka berencana untuk bertemu dengan Ridwan Bae untuk menyampaikan usulan ini.
Kepala Bandara Udara Sugimanuru, Mohamad Khusnudin, menjelaskan bahwa saat ini pesawat Boeing 737-500 dapat mendarat dengan pembatasan beban bagasi, yaitu dari biasanya 15 kg menjadi 10 kg. “Kita memang membutuhkan perpanjangan runway untuk meningkatkan keselamatan dan memfasilitasi operasional pesawat dengan lebih optimal,” katanya.
Khusnudin menambahkan bahwa pihaknya juga akan mengusulkan perpanjangan runway ke Kemenhub. “Usulan untuk tahun 2026 belum dapat masuk, namun kami akan mengusulkannya untuk tahun 2027,” tutupnya.
Pembukaan rute penerbangan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Buton Tengah. Diharapkan dengan perpanjangan runway, akses udara di wilayah ini akan semakin baik dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta pariwisata daerah.
ll
