Rayakan Dies Natalis ke-44, UHO Semakin Menglobal

Kendarinews.com- Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar upacara peringatan Dies Natalis ke-44 di Lapangan UHO, Sabtu (23/8/2025). Perayaan ini dirangkaikan dengan jalan santai (fun walk), sarapan bersama, aneka lomba, hingga layanan pemeriksaan kesehatan, sebagai wujud kebersamaan seluruh sivitas akademika.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-44, Prof. Dr. Ida Usman, M.Si, mengatakan bahwa UHO resmi berdiri pada 19 Agustus 1981, sehingga pada tahun 2025 ini genap berusia 44 tahun.

“Dies Natalis ke-44 ini mengusung tema Inovasi Berkelanjutan Menuju UHO Global. Tema ini sederhana, tetapi mengandung makna mendalam, yakni mendorong sivitas akademika terus berkarya menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam membangun bangsa,” ujarnya.

Prof. Ida juga menjelaskan, tagline UHO saat ini adalah “UHO FAST” yang merupakan akronim dari Transformasi Menuju Keberlanjutan Global. Hal itu, menggambarkan komitmen universitas untuk bergerak cepat, dinamis, dan berkesinambungan menuju kampus berkelas dunia.

Puncak peringatan Dies Natalis sebenarnya telah dilakukan melalui Rapat Senat Terbuka pada 19 Agustus 2025. Sementara acara hari ini lebih ditekankan pada suasana syukuran dan kebersamaan, dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh sivitas akademika.

“Setelah jalan santai, ada sarapan bersama di mana setiap fakultas menyiapkan hidangan untuk kita nikmati. Ada juga lomba estafet sarung untuk ibu-ibu, tarik tambang untuk bapak-bapak, hiburan, serta pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim dari Fakultas Kedokteran. Kami ingin acara ini mempererat persaudaraan, meluruskan urat-urat yang kendur, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UHO, Prof. Armid, S.Si., M.Si., M.Sc., D.Sc, mengatakan bahwa usia 44 tahun merupakan fase yang matang bagi UHO. Namun, tantangan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan komitmen bersama.

“Dies Natalis ke-44 ini bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk mempertegas arah UHO ke depan. Ada tiga hal penting yang perlu kita lakukan pertama, memperkuat pendidikan dan penelitian, termasuk hilirisasi dan industrialisasi riset. Kedua, menguatkan pengabdian kepada masyarakat, terutama pedesaan, sesuai dengan jargon Kementerian yakni kampus berdampak. Ketiga, memperluas kolaborasi, karena kolaborasi inilah yang menopang dua aspek sebelumnya,” ungkapnya.

Prof. Armid mengurai jika UHO kini sudah berada dalam ekosistem global dengan berbagai kerja sama internasional serta program mobilitas mahasiswa, dosen, dan staf ke luar negeri. “Namun, kita tidak boleh berhenti di situ. Kita ingin kerja sama itu terus berlanjut, semakin kuat, dan semakin besar. Itulah makna inovasi berkelanjutan menuju UHO global,” katanya.

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan momentum Dies Natalis ini sebagai penguat komitmen bersama. “Saya yakin, dengan SDM yang mumpuni dan semangat kebersamaan, kita mampu membawa Universitas Halu Oleo lebih tinggi, lebih maju, dan lebih mendunia,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa, perayaan Dies Natalis ke-44 ini turut didukung oleh sejumlah mitra perbankan yang menjadi sponsor, antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Malamalak, dan Bank Sultra. (win).