KENDARINEWS.COM–Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Konkep berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Di tengah transisi kepemimpinan, raihan ini menjadi bukti keberlangsungan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Bumi Pulau Kelapa.
Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur. Ia menyebut bahwa opini WTP tersebut adalah kado manis untuk masyarakat serta awal yang baik bagi duet kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Ini merupakan kado awal bagi pasangan bersafari, kado manis yang kami persembahkan untuk masyarakat. Tapi tentu kami tidak melupakan kontribusi besar dari Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya. Keberhasilan ini adalah hasil dari kesinambungan pemerintahan yang baik,” ujar Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak usai menerima laporan hasil pemeriksaan dari BPK.
Lebih lanjut, Orang Nimor satu dipulau Kelapa ini menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi untuk membangun sistem yang lebih akuntabel dan transparan ke depan. Ia berkomitmen bersama seluruh jajaran untuk menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi dari BPK secara serius dan tepat sasaran.
“Kami akan segera pelajari dan bedah semua catatan yang diberikan. Di mana masih ada kekurangan, akan kita maksimalkan. Ini bukan hanya soal mempertahankan prestasi, tapi bagaimana menjadikan pengelolaan keuangan daerah sebagai alat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Menurut Alumni Teknik UHO ini, kekuatan utama dalam pencapaian ini adalah kerja kolektif yang dibangun di seluruh elemen pemerintahan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati, Sekretaris Kabupaten dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras dan profesional dalam menyusun serta menyajikan laporan keuangan.
“Tidak ada yang hebat secara individu. Yang luar biasa adalah tim yang solid, yang bekerja dengan semangat transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” lanjutnya.
Mantan Anggota DPRD Sultra ini mengungkapkan, capaian enam kali berturut-turut opini WTP menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe Kepulauan telah membangun sistem birokrasi yang kuat, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan. Di bawah kepemimpinan pasangan Bersafari, semangat reformasi birokrasi terus digelorakan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap publik. Dengan landasan yang kokoh dan semangat kolaboratif antara eksekutif dan legislatif, Kabupaten Konawe Kepulauan terus menatap masa depan dengan penuh optimisme.
“WTP ini bukan akhir perjuangan, tapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami ingin menjadikan tata kelola keuangan daerah sebagai instrumen nyata untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Konsistensi dalam meraih WTP menjadi cermin bahwa meski pemimpin berganti, komitmen terhadap tata kelola yang baik tetap terjaga,”pungkasnya.
Kepala Perwakilan BPK RI Sultra, Dadek Nandemar, mengatakan, pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah merupakan bagian dari konstitusional BPK dan sebagai rangkaian akhir dari proses pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap laporan keuangan juga bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan. Dimana opini ini merupakan pernyataan personal pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh kepala daerah atas kerjasama selama ini, dalam rangka mewujudkan komitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara dan daerah yang transparan dan akuntabilitas. Kami juga sangat menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Bupati dan Walikota beserta jajarannya yang berhasil memperoleh opini WTP pada kesempatan ini,” jelasnya. (jib)
