Solidaritas Korban Bencana, Pemkab Konkep Batasi Perayaan Tahun Baru

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 9706 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Malam Pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Dalam edaran tersebut, masyarakat diimbau untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana demi menjaga ketertiban umum dan keamanan bersama.

Bupati Konawe Kepulauan, Rifki Saifullah Razak, menjelaskan bahwa imbauan tersebut dikeluarkan sebagai upaya menciptakan situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjaga kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.

“Imbauan ini bertujuan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana alam,” ujar Bupati Konawe Kepulauan, Rifki Saifullah Razak.

Dalam edaran tersebut Orang Nomor Satu Dipulau Kelapa ini menegaskan bahwa masyarakat tidak dianjurkan merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan. Beberapa larangan yang disampaikan antara lain tidak melakukan konvoi kendaraan, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Selain itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun kemungkinan terjadinya bencana. Selain itu saya juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan sosial dan saling menghormati, khususnya terhadap warga yang sedang melaksanakan ibadah,” tegasnya.

Mantan Anggota DPRD Sultra ini mengingatkan bahwa Pemkab Konkep juga secara tegas melarang penggunaan petasan, kembang api berdaya ledak tinggi, maupun alat sejenis lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Aparatur pemerintah daerah bersama TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan malam pergantian tahun. Selain itu dengan adanya imbauan tersebut, Pemkab Konawe Kepulauan berharap perayaan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh rasa kebersamaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan