KENDARINEWS.COM — Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan berkunjung ke Konawe pada akhir Maret 2022. Kedatangan tersebut bukan hanya untuk melakukan panen padi perdana di lokasi pengembangan indeks penanaman (IP) 300 di Kecamatan Tongauna. Mentan juga dijadwalkan memanen pedet (anak sapi) peranakan Ongole (PO) sebanyak 7.000 ekor.
Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Konawe, Jumrin, Rabu (16/2). Katanya, jika tak ada aral, Mentan akan berkunjung ke Konawe sebelum memasuki bulan suci Ramadan. “Kita juga akan panen 7.000 ekor pedet dalam kunjungan Menteri Pertanian. Tahun 2019 lalu sudah dilakukan panen anak sapi sebanyak 9.000 ekor di Konawe, lokasinya di Kecamatan Meluhu. Ini hasil program sejuta ekor sapi yang digaungkan sejak tahun 2018,” ujar Jumrin.
Ia menuturkan, berbagai persiapan dalam menyambut kunjungan Mentan terus dimatangkan. Apalagi, surat yang dilayangkan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Konawe terkait kesiapan menyambut kehadiran Syahrul Yasin Limpo juga telah diterima pihak kementerian. “Jadi tinggal dibuatkan jadwal acaranya saja. Kami dari Disnakeswan nantinya akan memerlihatkan program kegiatan sekaligus teknologi yang digunakan petani dan peternak di Konawe,” tuturnya.
Tak hanya itu, lanjut Jumrin, pihaknya juga akan memamerkan hasil pengembangan sapi unggulan lainnya berjenis sapi Bali dan Limosin. Termasuk memerlihatkan anakan sapi luar negeri berjenis Wagyu asal Jepang yang berhasil dikembangbiakkan di Konawe. “Sapi Wagyu kita kembangkan menggunakan inseminasi buatan (IB). Prosesnya dinamakan kawin suntik. Sistem pengerjaannya dibantu petugas, bukan lagi kawin alam seperti sapi-sapi pada umumnya,” tandasnya. (c/adi)
