IAIN Kendari Sosialisasi PMB di SMAN 7 Konsel, Tawarkan Fasilitas Modern dan Ragam Beasiswa

KENDARINEWS.COM–Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di SMAN 7 Konawe Selatan (Konsel) beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini menyasar siswa kelas XII sebagai bagian dari upaya memperluas akses informasi pendidikan tinggi sekaligus mendorong minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Rektor IAIN Kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., mengatakan bahwa pentingnya keberanian meraih pendidikan setinggi mungkin sekaligus menjawab pertanyaan siswa terkait prospek kerja lulusan.

“Jangan ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. IAIN Kendari tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu keislaman, tetapi juga kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Banyak alumni kami yang menjadi guru di sekolah umum, bekerja di instansi pemerintah, hingga lolos seleksi Akademi Kepolisian melalui jalur sarjana,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Kendari, Dr. Jumarddin La Fua, M.Si., memaparkan berbagai fasilitas yang menunjang proses pembelajaran di kampus.

“Kami terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, mulai dari ruang kuliah ber-AC, akses Wi-Fi di seluruh area kampus, gedung olahraga, hingga laboratorium multimedia. Semua ini kami siapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung prestasi mahasiswa,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd., juga menjelaskan ragam program beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa. Di antaranya KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa YBM PLN, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Program Studi Keislaman, serta beasiswa dari pemerintah daerah seperti Beasiswa Konawe Selatan, Bombana, Konawe Kepulauan, dan Sulawesi Tengah. Selain itu, kampus juga tengah memproses nota kesepahaman (MoU) untuk Beasiswa Kabupaten Kolaka dan Konawe.

Ia menambahkan, terdapat pula Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik. Pada tahun 2025, kuota beasiswa ini bahkan mengalami defisit karena sebagian besar mahasiswa telah lebih dahulu memperoleh beasiswa dari skema lain yang tersedia.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak lulusan SMA/MA/SMK yang melanjutkan pendidikan tinggi, sekaligus menjadi bentuk komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang inklusif dan berdaya saing,” tutupnya.