KENDARINEWS.COM–Sense of social Bupati Konawe Yusran Akbar sangat tinggi. Hati kecilnya mudah tersentuh ketika mengetahui orang lain tertimpa musibah. Banjir bandang yang melanda Aceh dan Sumatera menggugah keprihatinan Bupati Yusran. Misi kemanusiaan pun ditunaikan. Ia mengirim bantuan beras untuk korban banjir Aceh-Sumatera.
Seremoni pelepasan ekspedisi misi kemanusiaan digelar di pelataran kantor Bupati Konawe, Senin (15/12/2025). “Alhamdulillah hari ini Pemerintah Daerah Konawe mengirimkan bantuan beras premium agar tetap layak konsumsi dan bermanfaat maksimal untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Sumatera dan Aceh,” ujar Bupati Yusran saat melepas ekspedisi misi kemanusiaan menuju Aceh-Sumatera.
Sekira 100 ton bantuan beras dikirim menggunakan 4 truk kontainer. Masing-masing truk kontaier mengangkut 25 ton beras menuju Aceh-Sumatera. Bantuan tersebut senilai Rp1,7 miliar. “Anggaran tersebut digunakan sepenuhnya untuk pengadaan beras berkualitas sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan kemanusiaan,” jelas Bupati Yusran.
Bupati Konawe Yusran Akbar (6 dari kanan) didampingi Kepala Bulog Cabang Unaaha Muh Abdan Djarmin (6 dari kiri) dan pimpinan OPD melepas ekspedisi misi kemanusiaan menuju Aceh-Sumatera, Senin (15/12/2025).
Ia mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk solidaritas dan empati masyarakat Konawe kepada masyarakat Aceh-Sumatera yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di masa pemulihan pascabencana alam.
“Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat terdampak, terutama pada fase tanggap darurat yang membutuhkan dukungan logistik secara cepat dan tepat,” ujar Bupati Yusran
Ia berharap proses distribusi bantuan berjalan lancar hingga tiba di lokasi tujuan dan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bupati Yusran berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aksi kemanusiaan sebagai wujud kepedulian dan semangat kebersamaan antar daerah di Indonesia. (ikp/din)
