ASN Buteng Dibekali Pengetahuan Pengadaan Barang dan Jasa

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terus meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) level 1 tahun 2025. Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Buteng, Azhari, Rabu (3/12), sebagai upaya memperkuat kompetensi ASN dalam pengelolaan anggaran daerah.

Dalam arahannya, Bupati Azhari menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administratif, melainkan tahapan strategis yang menentukan efektivitas pembangunan yang dibiayai APBD. “Efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas adalah kunci. Setiap rupiah APBD harus memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Buteng,” tegasnya.

Azhari menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bekal dasar yang wajib dikuasai ASN sebelum memegang peran strategis seperti Pejabat Pengadaan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun anggota Pokja Pemilihan. Sertifikasi ini juga menjadi langkah awal untuk jenjang kompetensi lebih tinggi, mulai dari PPK tipe C, B, A, hingga jabatan fungsional PBJ.

“Sertifikat ini adalah fondasi. Semakin banyak ASN kita yang kompeten, maka serapan anggaran dan kualitas pembangunan akan semakin baik,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Azhari mengingatkan peserta agar memahami regulasi terbaru, yakni Perpres Nomor 46 Tahun 2025, serta menekankan pentingnya integritas. Ia memberi peringatan bahwa sektor PBJ sering menjadi titik rawan penyimpangan yang berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi. “Celah terbesar terjadinya korupsi sering muncul pada layanan PBJ. Karena itu, saya minta seluruh peserta bekerja sangat hati-hati,” tambahnya.

Bupati juga menekankan agar ASN tidak hanya mengejar kelulusan sertifikasi, tetapi benar-benar menanamkan prinsip kehati-hatian dan disiplin aturan dalam pelaksanaan tugas. “Ilmu yang diperoleh hari ini harus menjadi benteng untuk bekerja profesional dan mendukung terwujudnya good governance,” pesannya.

Azhari juga menyampaikan apresiasi kepada LKPP RI dan BPSDM Sultra atas dukungan dalam penguatan kapasitas SDM di Buteng. Ia meminta para peserta untuk memanfaatkan momentum pelatihan sebaik-baiknya, menyerap seluruh materi, dan menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat profesionalisme serta integritas dalam pengelolaan pengadaan di Kabupaten Buton Tengah.