KENDARINEWS.COM — Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Muna Barat terus dilakukan. Salah satunya melalui pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) yang diikuti oleh 26 kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK di Mubar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih holistik dan bermakna bagi siswa.
Fasilitator dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Mubar, La Ente, M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan diselenggarakan oleh BGTK Provinsi Sulawesi Tenggara. Materi yang diberikan meliputi konsep PM, strategi penerapan pembelajaran mendalam, pemanfaatan teknologi digital, serta penyusunan penilaian yang lebih komprehensif. Semua itu diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, karakter, dan kreativitas siswa.
“Peserta pelatihan ini diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh ke seluruh guru di sekolah masing-masing. Tujuannya agar pembelajaran mendalam dapat terimplementasi dengan baik, sehingga melahirkan generasi cerdas, berintegritas, berempati, dan siap menghadapi tantangan global,” ujar La Ente di sela-sela kegiatan, Rabu (3/12).
Pelatihan PM ini berlangsung selama tiga bulan, dimulai sejak Agustus 2025, dan dibagi dalam tiga kali pertemuan. Setiap pertemuan dilaksanakan selama beberapa hari. Biaya pelatihan bersumber dari dana BOS kinerja SD, SMP, SMA, dan SMK, sehingga peserta adalah kepala sekolah yang menerima dana BOS kinerja.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Kusambi, Salim, M.Pd., yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan, mengatakan sekolahnya dipilih karena dianggap layak oleh BGTK Sultra. Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam pembelajaran.
“Di sini kami diajarkan prinsip dasar pembelajaran mendalam: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Prinsip ini membantu siswa memahami tujuan pembelajaran, menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan melalui suasana belajar yang positif dan menyenangkan,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan di Mubar, dengan kepala sekolah sebagai penggerak utama dalam mentransfer ilmu kepada guru dan siswa di sekolah masing-masing.
