Novita Hardini Dorong Wirausaha Baru untuk Tekan Pengangguran di Trenggalek

KENDARINEWS.COM — Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, menggelar pelatihan wirausaha baru sebagai upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Ja’as Permai Trenggalek pada Senin (17/11) dan merupakan kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini menitikberatkan pada pengembangan kerajinan barongan, pembuatan paving blok, serta keterampilan servis kendaraan bermotor roda dua.

“Ini salah satu rangkaian dari bimbingan teknis program aspirasi Anggota DPR RI. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pengentasan pengangguran di Kabupaten Trenggalek,” ujar Novita Hardini dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025). Dilansir dari detiknews.

Menurut Novita, pelatihan tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Pertumbuhan IKM penting untuk mendongkrak perekonomian Trenggalek dan juga mendukung perekonomian nasional karena sektor ini menjadi jantung penopang ekonomi kita,” tambahnya. Dilansir dari detiknews.

Dalam bidang kerajinan barongan, Novita berharap kualitas produk meningkat sehingga tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga skala nasional. Untuk pelatihan paving blok dan servis sepeda motor, dia menekankan peningkatan keterampilan masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan.

“Kita juga bisa menyeleksi kebutuhan khusus di bengkel, termasuk peralatan yang diperlukan, lalu mengusulkan program kerja sama antara kementerian dan pemerintah daerah,” imbuh Novita. Dilansir dari detiknews.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyambut baik pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurutnya, sektor crafting, makanan-minuman, dan jasa memiliki potensi besar, termasuk pengembangan bengkel konversi sepeda motor listrik di masa depan.

“Di bidang crafting sudah ada yang menembus pasar ekspor, tetapi belum merata. Dengan pelatihan ini, kerajinan Trenggalek diharapkan mampu memenuhi permintaan lebih luas dan memanfaatkan bahan lokal,” kata Arifin. Dilansir dari detiknews.

Sementara itu, Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari, menekankan pelatihan ini juga untuk memanfaatkan bonus demografi yang tengah terjadi.

“Kita berharap dengan membuka wirausaha baru dan meningkatkan keterampilan, tenaga kerja di Trenggalek dapat terserap secara optimal,” jelas Dini. Dilansir dari detiknews.

Pelatihan empat hari ini dibagi menjadi sesi pengenalan wirausaha dan pelatihan dasar di tiga bidang: kerajinan barongan, paving blok, dan servis sepeda motor roda dua. Pelaksanaan kegiatan ini mengikuti aspirasi Novita Hardini dan mitra kerja Komisi VII DPR RI.