”Harapan Sirna di Negeri Tambang”, Suara Warga Kolaka yang Kesulitan Kerja

KENDARINEWS.COM–– Kehadiran perusahaan tambang besar di Kolaka seharusnya membawa kesejahteraan. Namun, realitanya berbeda.

Suara warga di Kecamatan Wundulako, Pomalaa, dan Baula yang disampaikan kepada anggota DPRD Kolaka, Firlan M. Alimsyah, mengungkapkan kekecewaan mendalam.

Kesulitan mendapatkan pekerjaan di PT Vale Indonesia dan PT Taman Industri Indonesia Pomalaa (IPIP), bahkan bagi lulusan sarjana, menjadi keluhan utama.

“Harapan kami untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan tambang sirna,” ungkap seorang warga.

Firlan, yang melakukan reses di daerah tersebut, mengungkapkan keprihatinannya dan mendesak pemerintah daerah dan perusahaan tambang untuk segera mengambil langkah konkret mengatasi masalah ini.

Firlan, yang juga legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menuding kedua perusahaan tersebut belum maksimal menyerap tenaga kerja lokal dan mempertanyakan komitmen mereka terhadap visi misi Bupati Kolaka untuk mengurangi pengangguran. Ia mendesak agar kedua perusahaan tersebut memprioritaskan warga lokal dan menindak tegas praktik-praktik yang menghambat penyerapan tenaga kerja.