Memberi Banyak Manfaat Ekonomi, Kemenhub Apresiasi Investasi Galangan Kapal PT AMP di Moramo Konawe Selatan

KENDARINEWS.COM-Investasi perusahaan galangan kapal (dock) di Konawe Selatan (Konsel) diakui banyak memberi dampak positif bagi masyarakat, daerah, dan negara. Kendati begitu, dalam aktivitasnya, perusahaan harus mematuhi segala peraturan yang ada. Salah satunya soal perizinan.

Dalam rangka memastikan itu, Inspektur III Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia, Retno Wijayanti, S.E., M.Si, mengunjungi beberapa lokasi tersus di Konsel. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah perusahaan galangan kapal PT Arsa Mega Pratama (PT AMP) di Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Selasa (3/12/2024).

Inspektur Retno Wijayanti didampingi jajaran pejabat terkait, termasuk Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Capt. Raman, MM, serta petinggi perusahaan dalam kunjungan tersebut.

Dia banyak berdiskusi tentang kondisi perusahaan, soal perizinan, termasuk memastikan luasan lokasi. Sebab, itu berkaitan dengan pemasukan negara.

“Kita support investasi perusahaan ini. Karena tentu banyak memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, daerah, dan negara,” ujar Retno Wijayanti.

Direktur Operasional PT Arsa Mega Pratama (AMP), Takdir Syarifuddin yang turut hadir dalam kunjungan itu memberikan apresiasi.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan, karena ini menunjukkan bahwa perusahaan kami aman, masuk zona hijau, dan perizinannya sudah lengkap,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selain PT Arsa, ada juga perusahaan lain di sekitar mereka yang belum ditinjau karena izin operasionalnya belum lengkap. “Kehadiran beliau juga memberikan dukungan moral kepada kami untuk terus menjalankan usaha sesuai aturan,” lanjut Takdir.

Dukungan Penuh dari KSOP Kendari

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Capt. Raman, MM, juga menyampaikan dukungannya terhadap investasi yang dilakukan oleh PT Arsa.

“Selama perusahaan memiliki izin yang lengkap, kami tentu akan mendukung penuh. Jika ada kendala yang dihadapi perusahaan, kami siap membantu mencari solusi,” imbuh Capt. Raman. (KN)