KENDARINEWS.COM–Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memastikan stok pangan saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 aman. Itu berdasarkan hasil pantauannya disejumlah pasar di Kota Kendari.
Asmawa mengungkapkan, stok bahan pangan khusus beras misalnya, masih tersedia di Gudang Bulog. Informasi yang didapatkan nya stok beras masih mencukupi hingga tiga bula kedepan.
“Saya meminta kepada masyarakat Kota Kendari agar jangan khawatir. Ketersediaan stok pangan yang ada di Kendari insyah Allah tersedia sampai tiga bulan kedepan itu disampaikan para distributor termasuk dari Bulog,” ungkap Asmawa Tosepu, usai memantau Pasar Murah di Pelataran Parkir Balai Kota Kendari, kemarin.
Selain memastikan bahan pangan aman, pihaknya juga menggelar pasar murah di Pelataran Parkir Balai Kota Kendari. Pelaksanaan pasar murah dalam rangka menyambut Nataru 2023.
“Pasar murah yang terus menerus kita lakukan karena sudah menjadi arahan pusat bahwa dalam rangka mengendalikan inflasi di daerah dan dalam menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) maka Pemerintah Kota Kendari menggelar gelar pasar murah,” ungkap Asmawa.
Kepala Biro Umum Sekretariat Kemendagri ini menambahkan, masyarakat dalam menyambut Nataru agar bijak dalam memanfaatkan bahan pangan. Tujuannya agar bahan pangan tetap tersedia dan bisa dijangkau oleh masyarakat lainnya.
“Kita tidak perlu kita banyak menampung bahan pokok, karena pada prinsipnya itu (bahan pokok) tersedia. Jika menampung bahan pokok di rumah masing-masing maka, itu akan mengakibatkan saudara kita tidak kebagian,” kata Asmawa
“Mari kita gunakan bahan pokok ini secara maksimal. Dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Kemarin kita sudah sampaikan bahan pangan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan dibuat mubazir,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, ketersediaan bahan pangan dibeberapa distributor pangan di Kota Kendari masih mencukupi. Stok pangan daerah masih Surplus.
Ia mengungkapkan, stok beras masih Surplus sebanyak 3.606 ton, gula pasir 365 ton, gula pasir 515 ton, telur ayam 4,68 ton, bawang merah 36,44 ton, dan cabai 1,28 ton. “Bahan pangan di Kota Kendari masih aman. Masih cukup hingga akhir tahun ini,” ungkap Abdul Rauf.
Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari ini berharap masyarakat agar semakin bijak berbelanja dan tidak boros pangan. Itu penting dilakukan dalam rangka mendukung ketersediaan bahan pangan di Kota Kendari.
“Meski saat ini kita masih Surplus bahan pangan tapi kami harap masyarakat bisa baik dalam berbelanja maupun dalam konsumsi pangan. Harus bijak, harus hemat agar panga kita tetap aman,” pungkasnya. (ags)
