KENDARINEWS.COM– Dijadwalkan pada 18 November mendatang kontingen daerah yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 di Buton dan Baubau mulai berdatangan.
Mengecek kesiapan daerah sebagai tuan rumah kegiatan olahraga empat tahunan itu, Pj Bupati Buton Basiran meminta kepada semua penananggungjawab kegiatan untuk melaporkan progres kesiapannya.
Kepada seluruh panitia lokal, Basiran mewarning agar mempersiapkan segala kemungkinan terjadi dan menyiapkan solusi, alternatif atas kemungkinan yang bisa menghambat suksesnya kegiatan. Misalnya soal transportasi, tidak semua kontingan punya mobil khusus yang cukup untuk mobilisasi dari penginapan ke lokasi pertandingan. Kemudian bisa jadi aliran air PDAM sewaktu-waktu akan macet karena alasan teknis, sehingga harus ada mobil tangki yang stand by.
“Atau juga mungkin ada mobil mogok di tengah jalan yang menimbulkan kemaceten. Itu harus ada mobil derek untuk menarik. Hal-hal kecil tapi akan memengaruhi kesan kita sebagai tuan rumah,” ungkapnya, Senin (14/11) kemarin.
Soal penginapan juga kata Basiran, cukup sensitif jika tak maksimal disiapkan. Minimal representatif antara ruang dan jumlah orangnya. Untuk itu, penanggung jawab kontingen harus terus berkoordinasi dengan tamu masing-masing demi mengetahui kekuatan atlet tiap daerah.
“Karena ini kan bukan hotel, tapi rumah dan sekolah-sekolah. Jadi bagaimana tikar, bantal, itu juga tolong diperhatikan,” tambahnya.
Meski seremoni pembukaan baru akan digelar pada 26 November mendatang, tapi pertandingan akan dimulai tanggal 20 yakni cabang sepak bola. Sehingga tanggal 18 mendatang, kontingen akan tiba di Pasarwajo. Sejumlah sekolah akan menjadi lokasi penginapan para atlet. “Jadi sekolah tanggal 17 sudah diliburkan ya, khusus di Pasarwajo,” tandas bupati, mengingatkan. (KN)
