KENDARINEWS.COM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Buton tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam memperkuat ekonomi daerah. Hingga Februari 2026, program ini telah menjangkau 30.720 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan dan kelompok rentan 3B.
Ketua Satgas MBG La Ode Syamsudin menyampaikan bahwa program ini merupakan intervensi komprehensif, yang telah menyerap 484 tenaga kerja lokal dan melibatkan 63 supplier lokal seperti koperasi, BUMDes, dan UMKM sebagai mitra pemasok bahan makanan. Hal ini menciptakan efek multiplier dengan perputaran anggaran yang tetap berada di daerah.
Penerima manfaat didominasi peserta didik SD, SMP, SMA, dan santri, serta meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk mendukung 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Pelaksanaan program juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan kader BKKBN serta Posyandu, dengan sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di beberapa kecamatan.
Pemda Buton berkomitmen untuk memperkokoh rantai pasok lokal, meningkatkan mutu dan keamanan pangan, serta menyempurnakan tata kelola agar MBG menjadi instrumen strategis untuk ketahanan gizi dan penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
