KENDARINEWS.COM — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Buton pada tahun 2022 ini akan dipusatkan di Kecamatan Wabula. Kegiatan kompetisi keagamaan tersebut akan berlangsung 19 Maret mendatang. Itu disepakati dalam rapat pemantapan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama pihak Kementerian Agama (Kemenag) Buton. “Jika MTQ sebelumnya dipusatkan di Kecamatan Lasalimu Selatan, kali ini di Wabula. Karena ini digilir, semua kecamatan dapat sebagai tuan rumah nanti,” ungkap Bupati Buton, La Bakry, Jumat (4/3).
Ia mengharapkan penyelenggaraan MTQ tahun ini berlangsung dengan meriah. Agar dapat memberi kesan kepada generasi penerus, sebagai syiar agama di Kabupaten Buton. “Ini adalah kegiatan religi, semoga bisa memberi dampak pada keimanan kita semua,” harap Buton-1 tersebut. Kepada panitia kecamatan, bupati mengingatkan agar aktif dalam menjaring para peserta di daerahnya masing-masing. Semua haruslah berbasis kualitas, bukan kedekatan emosional. “Cari anak-anak terbaik di kecamatan masingmasing. Latih mereka. Setelah ini kita menghadapi lagi MTQ tingkat provinsi,” terangnya.
Lebih jauh, La Bakry berharap MTQ kali ini lebih meningkat lagi kualitasnya, sebab Buton sudah punya program Gema Imtaq atau gerakan masyarakat cinta Alquran.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, H. Mansur, mengatakan kegiatan MTQ yang akan digelar akan terasa syiarnya jika dilaksanakan dengan memersiapkan panggung meriah dan peserta yang berprestasi. Namun begitu, tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. “Kepada para camat dan KUA agar dapat menyiapkan peserta dari kecamatan untuk ikut serta saat pelaksanaan MTQ mendatang, dan harus warga Buton,” katanya, menegaskan.
Ditambahkannya lagi, akan ada 44 cabang yang akan ditandingkan saat MTQ dan akan diikuti perwakilan dari tujuh kecamatan di Kabupaten Buton. “Kita harus komitmen, kafilah kita harus orang Buton, jangan impor,” pungkasnya. (b/lyn)
