KENDARINEWS. COM– Pengumuman hasil seleksi administrasi untuk rekrutmen Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tahun 2026 resmi dirilis. Tahap ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh ribuan pelamar yang telah mendaftar untuk mengisi puluhan ribu formasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengumumkan bahwa hasil verifikasi berkas dapat dilihat langsung oleh peserta melalui sistem daring yang telah disediakan. Proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan dan terintegrasi melalui platform resmi pemerintah
Bagi para pelamar yang ingin mengetahui status kelulusannya, berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Akses laman resmi pendaftaran di https://phtc.panselnas.go.id/
2. Login menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kata sandi yang telah didaftarkan.
3. Masuk ke halaman dashboard akun masing-masing.
4. Lihat bagian status seleksi atau pengumuman.
5. Sistem akan menampilkan hasil apakah peserta dinyatakan lolos atau tidak.
Peserta diimbau untuk memastikan data login yang digunakan benar agar proses pengecekan berjalan lancar tanpa kendala.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pengumuman hasil seleksi administrasi ini berlangsung pada tanggal 26 hingga 27 April 2026.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos administrasi, akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi yang dijadwalkan mulai tanggal 5 hingga 14 Mei 2026 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Pihak panitia mengingatkan agar seluruh peserta rutin memantau perkembangan informasi melalui portal resmi tersebut. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari jadwal tes hingga pengumuman kelulusan akhir, akan diinformasikan melalui platform yang sama.
Masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap penipuan, mengingat seluruh proses rekrutmen ini dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
Jika lolos seleksi kompetensi, peserta masih harus melalui tahapan seleksi tambahan (jika ada) sebelum akhirnya diumumkan sebagai penerima akhir pada pertengahan Juni 2026. Program ini digelar sebagai upaya strategis untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
