RTH Papalimba Bakal jadi Lokasi Utama Gala Diner Tamu Internasional

KENDARINEWS.COM– Kota Kendari siap menyambut momen bersejarah dengan kunjungan delegasi internasional dari UCLG Aspec (United Cities and Local Governments Asia-Pacific) yang akan berlangsung pada tanggal 7 hingga 9 Mei 2026, yang bertepatan dengan Hari Jadi HUT Kota Kendari ke -195.

Dalam kesempatan tersebut, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba Kelurahan Pudai telah ditetapkan sebagai lokasi utama Gala Diner yang akan menghadirkan ratusan tamu dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Penyusunan strategi penyelenggaraan kegiatan berskala internasional ini telah dimulai dengan pertemuan koordinasi yang digelar pada hari Kamis (8/1) di Aula Samaturu. Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sudirman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Amir Hasan, serta diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah se-Kota Kendari. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah semua pihak dalam mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran acara dan penampilan terbaik Kota Kendari di mata dunia internasional.

Menurut Wali Kota Siska Karina Imran, pemilihan RTH Papalimba tidaklah sembarangan. Lokasi ini memiliki keunggulan geografis yang luar biasa karena mampu menampilkan panorama kota Kendari secara utuh. “Di sini para tamu internasional akan dapat melihat langsung keindahan ikon kota kita, mulai dari Jembatan Teluk Kendari yang megah, pemandangan Teluk Kendari yang memukau, keagungan Masjid Al Alam, hingga keindahan gunung yang menjulang di kejauhan,” tegasnya dalam pidatonya di hadapan para peserta rapat. Tidak hanya itu, lanjutnya, tamu-tamu berkesempatan untuk menyaksikan kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya dan sosial Kota Kendari.

Untuk menjadikan RTH Papalimba sebagai tempat yang tidak hanya indah tetapi juga nyaman dan menarik bagi para tamu, Pemerintah Kota Kendari akan menggerakkan seluruh OPD terkait untuk melakukan serangkaian perbaikan dan penyempurnaan fasilitas. “Saya memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan area depan rusunawa yang akan dijadikan tempat parkir. Semua permukaan yang berlubang atau tidak rata harus segera diperbaiki agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara,” ujar Wali Kota.

Selain itu, juga akan dilakukan penataan ulang area hijau, penyempurnaan sistem drainase, pemasangan pencahayaan yang tepat, serta penyusunan tata letak ruang yang sesuai dengan standar acara internasional.

Selain perbaikan fisik lokasi, Pemerintah Kota juga akan melakukan penataan terhadap aktivitas penjual di sekitar RTH Papalimba. “Kita akan melakukan proses sterilisasi area sekitar beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Hal ini bukan hanya untuk menjaga kebersihan dan ketertiban, tetapi juga untuk memastikan kelancaran aliran lalu lintas dan keamanan selama acara berlangsung,” jelas Wali Kota .

Tidak hanya fokus pada RTH Papalimba, sejumlah objek wisata andalan Kota Kendari juga akan dijadikan sebagai lokasi kunjungan bagi para tamu internasional. Antara lain Anjungan Pantai Kendari yang menawarkan pemandangan laut yang menenangkan, Kebun Raya Kendari yang menjadi surga bagi berbagai jenis tanaman khas daerah, hingga Pantai Nambo yang terkenal dengan pasir putihnya dan ombak yang menawan. Selain itu, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan diberikan kesempatan emas untuk menunjukkan produk unggulan mereka sebagai oleh-oleh khas Kendari. “Acara ini mengangkat tema pariwisata, sehingga kita harus mampu menunjukkan bahwa Kota Kendari memiliki potensi wisata yang luar biasa, baik dari segi alam maupun budaya,” pinta Wali Kota kepada seluruh pihak yang terlibat.

Selain memperkenalkan keindahan alam dan potensi pariwisata, Pemerintah Kota Kendari juga akan memamerkan kekayaan budaya tradisional Kendari secara maksimal. Semua pegawai yang terlibat dalam penyelenggaraan acara akan dikenakan seragam tenun khas daerah yang dibuat oleh tangan terampil para perajin lokal. Selain itu, pertunjukan tarian tradisional akan menghiasi acara, serta penampilan musik bambu yang akan memberikan nuansa khas Nusantara bagi para tamu internasional. “Kita ingin menunjukkan bahwa Kendari bukan hanya kota yang maju, tetapi juga memiliki akar budaya yang kuat dan kaya akan nilai-nilai luhur,” tutup Wali Kota dengan semangat. (lis)