Banjir Aceh Tamiang, Abdul Mu’ti Salurkan Bantuan Pendidikan

KENDARINEWS.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengunjungi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sekaligus menyalurkan bantuan langsung ke sekolah-sekolah yang terdampak bencana. Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti dan rombongan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam dari Kabupaten Langkat menuju Aceh Tamiang.

Sepanjang perjalanan, rombongan Mendikdasmen menyaksikan dampak parah dari bencana yang melanda wilayah tersebut, termasuk rumah-rumah yang rusak dan barisan kendaraan tak bertuan berukuran berbagai jenis di kiri dan kanan jalan. Meskipun akses jalan utama sudah dapat dilalui, kendaraan tetap harus melaju dengan hati-hati karena kondisi aspal yang licin dan berlumpur. Kondisi ini menggambarkan skala kerusakan yang dialami masyarakat setempat akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Setibanya di lokasi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti berdialog dengan sejumlah kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK). Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan semangat dan motivasi kepada para kepala sekolah maupun korban bencana agar tetap tegar menjalani masa pemulihan pasca bencana. Abdul Mu’ti menegaskan komitmen kementeriannya untuk tetap berpihak pada situasi dan kondisi yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang terdampak bencana.

Terkait dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) yang saat ini tengah berlangsung di berbagai wilayah, Mendikdasmen memberikan solusi keringanan penilaian khusus bagi tiga provinsi terdampak bencana. “Mengingat situasi dan kondisi di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum memungkinkan melakukan ujian, kami mendorong para guru untuk memberikan penilaian berdasarkan nilai-nilai harian dari para murid. Yang terpenting anak-anak tetap semangat dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar,” ujar Abdul Mu’ti melalui siaran pers, Rabu (10/12/2025).

Selain memberikan arahan dan motivasi, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan moril sekaligus peningkatan mutu pendidikan untuk seluruh jenjang sekolah terdampak. Besaran bantuan yang diberikan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni TK menerima bantuan sebesar Rp10 juta, sekolah dasar (SD) Rp15 juta, sekolah menengah pertama (SMP) Rp20 juta, serta SMA/SMK Rp25 juta. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pendidikan, memulihkan sarana prasarana sekolah yang rusak, dan menjaga semangat belajar para siswa meskipun tengah menghadapi kondisi pasca-bencana.

Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu’ti ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang dan sekitarnya, sekaligus menunjukkan upaya nyata dalam memulihkan sektor pendidikan agar tidak terganggu oleh bencana alam. Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh hak pendidikan secara optimal meskipun situasi darurat akibat banjir dan tanah longsor masih berlangsung. (Sindonews)