KENDARINEWS.COM — Aktivitas pegawai dan layanan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari kini resmi pindah ke Balai Kota setelah lebih dari empat dekade bekerja terpisah. Gedung baru lantai dua di kompleks perkantoran pusat pemerintahan yang diperuntukkan khusus untuk Dishub resmi difungsikan kemarin, dengan peresmian dipimpin Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Siska menyatakan gedung baru ini merupakan bentuk sinergi untuk mendukung visi dan misi pemerintahan Kota Kendari. Menurutnya, pembangunan infrastruktur semacam ini diharapkan meningkatkan pelayanan publik, profesionalisme, dan kedisiplinan aparatur.
“Gedung megah ini bukan hanya hiasan, tapi sarana untuk Dishub menjalankan tugasnya lebih optimal. Kita memiliki banyak program penting, terutama dalam pelayanan penerangan lalu lintas dan pengaturan parkir yang selalu menjadi perhatian masyarakat,” ujar Siska.
Politisi Partai NasDem itu meminta agar gedung baru dijaga kebersihannya dan difungsikan secara maksimal. Dia juga mengingatkan Dishub untuk menindaklanjuti program-program yang telah direncanakan dengan lebih detail.
“Semoga dengan kedekatan ini, pelayanan kepada warga Kendari bisa lebih cepat, profesional, dan sesuai harapan. Momen peresmian ini menjadi tonggak kemajuan tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang transportasi yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat,” tambah Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Korwil VI ini.
Kepala Dishub Kota Kendari, Paminuddin, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah atas kebijakan yang memungkinkan Dishub bergabung di pusat pemerintahan.
“Setelah 40 tahun bekerja terpisah dari Balai Kota, hari ini kita akhirnya bisa bekerja berdampingan dengan OPD lain. Ini bukan hanya tentang gedung baru, tetapi semangat kerja yang lebih terpadu,” ungkap Paminuddin.
Gedung baru dengan desain modern dan fungsional ini dapat menampung 65 ASN (termasuk PPK dan P3K) serta 232 honorer paruh waktu. Lantai satu menampung sekitar 90 orang, sementara sisanya bekerja di kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terkait.
Pembangunan gedung berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama dan kedua telah selesai sejak 2024 menggunakan dana APBD murni, sementara tahap ketiga masih menunggu alokasi dana. Meski belum sepenuhnya rampung, Paminuddin berjanji menata area parkir yang saat ini masih semrawut.
“Kondisi parkir di sekitar Balai Kota memang sering menjadi perhatian, jadi kami ingin segera merapikannya,” tegasnya.
Dishub Kota Kendari terdiri dari beberapa bidang utama, termasuk lalu lintas jalan, angkutan jalan, prasarana transportasi, dan perparkiran, yang semuanya didukung oleh UPTD spesifik. Paminuddin menambahkan, keberadaan gedung baru akan mempermudah koordinasi antar bidang sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien.
