Pertamina Patra Niaga Bergerak Cepat Tanggap Banjir di Medan, Direktur Utama Turun Langsung Pastikan Keselamatan Pekerja

KENDARINEWS.COM — Pertamina Patra Niaga bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Medan, yang berdampak pada pekerja dan keluarganya. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan pekerja serta meninjau kondisi di lokasi pengungsian.

Dalam kunjungannya, Mars Ega berbincang dengan keluarga yang terdampak banjir dan mengungsi, sekaligus memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan bayi, hingga fasilitas kesehatan darurat telah tersedia dan tersalurkan dengan baik.

“Keselamatan para pekerja adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. Dalam kondisi bencana seperti ini, perusahaan hadir sebagai keluarga yang memastikan seluruh pekerja berada dalam kondisi aman,” ujar Mars Ega, dikutip dari siaran pers, Rabu (3/12/2025). Dilansir dari detiknews.

Langkah tanggap darurat ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk memastikan pekerja dan keluarganya aman, terutama saat wilayah operasional menghadapi bencana. Proses evakuasi dilakukan secara terarah, dan lokasi pengungsian telah disiapkan layak bagi pekerja dan keluarganya.

“Pertamina dalam operasionalnya mengedepankan prinsip HSSE, dengan prioritas pertama adalah manusia (people). Pekerja dan keluarganya merupakan bagian dari Pertamina yang terus mendistribusikan energi, meski terdampak bencana,” jelas Mars Ega. Dilansir dari detiknews.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga memastikan dukungan memadai tidak hanya untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga pemulihan ke depan, dengan perlindungan, perhatian, dan pendampingan penuh bagi seluruh pekerja dan keluarganya.

“Setiap Perwira dan keluarganya tetap mendapatkan perhatian penuh agar dapat melalui masa sulit ini dengan aman dan tertata,” pungkas Mars Ega. Dilansir dari detiknews.

Banjir yang melanda Medan beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah daerah terdampak dan memaksa warga, termasuk pekerja Pertamina Patra Niaga, mengungsi sementara. Respons cepat perusahaan menunjukkan komitmen kuat terhadap keselamatan karyawan dan keberlangsungan layanan energi nasional.