Knowledge

Wow! Ini Sepuluh Penemu yang mengubah Dunia

KENDARINEWS.COM —

  1. Archimedes (287-212SM)
Archimedes

Archimedes lahir sekitar tahun 287 sebelum masehi di Syracuse, Sicilia, yang pada masa itu merupakan koloni Yunani. Ayahnya, Pheidias, adalah seorang ahli astronomi. Archimedes menuntut ilmu di Aleksandria, Mesir, yang merupakan pusat dunia ilmu pengetahuan. Selama berada di Alaksanria, ia mencipta sejenis sekrup yang bisa mengangkat air Sungai Nil utuk mengairi ladang. Sekembalinya di Syracuse, ia memusatkan perhatiannya pada ilmu pengetahuan.

Temuan spektakuler Archimedes sekarang dikenal dengan hukum Archimedes terkait berat jenis benda.Hukum Archimedes menyatakan bahwa, gaya apung ke atas yang diberikan pada benda yang direndam dalam cairan , baik yang terendam seluruhnya atau sebagian sama dengan berat cairan yang dipindahkan bendara tersebut dan bekerja dalam arah keatas di pusat massa dari cairan yang dipindahkan.

Hukum Archimedes itu ternyata sangat luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi hingga sekarang. Pembuatan kapal laut, pesawat terbang, dll yang berhubungan dengan berat jenis benda dalam proses pembuatannya tentu tak lepas dari peran temuan Archimedes.

  1. Johanes Gensfleisch Gutenberg (1395-1468)
Johanes Gensfleisch Gutenberg

Gutenberg lahir sekitar tahun 1395 di Mainz, Jerman, dari keluarga bangsawan Gensfleisch. Berita tentang masa muda atau riwayat hidupnya secara lebih lengkap sulit diperoleh. Konon, ia pernah menjalani hukuman pengasingan selama beberapa tahun di Strasbourg akibatketerlibatan keluarganya di bidang politik

Jasanya sebagai penemu mesin cetak pertama kali yang bisa dilepas-lepas sangat mmpengaruhi kemajuan eropa pada masanya. Padahal, jika ditilik urutan penemuan di bidang percetakan, Tiongkok adalah pelopornya. Akan tetapi penemuan orang-orang Cina tidak semodern penemun Gutenberg.

Pasa tahun 868 M, hampir empat abad sebelum penemuan Gutenberg, sebuah buku cetakan sudah ditemukan di Cina. Akan tetapi, sistemnya masih Melalui proses cetak blok, yaitu kayu atau logam dicukil untuk sebuah buku tertentu dan tidak bisa untuk buku yang lain. Bisa dibayangkan betapa repot dan makan waktu lama untuk memproduksi buku-buku yang harus memiliki cetakan bloknya masingmasing.

Pada pertengahan abad ke 11, huruf cetak yang bisa bergerak juga sudah ditemukan di Cina. Akan tetapi, karena terbuat dari sejenis tanah, tentu tidak akan bertahan lama. Kemudian awal abad ke-15, Korea juga sudah mempergunakan hurup cetak dari logam. Sayangnya, mesin ini tidak menjadi milik umum, sehingga sulit dilacak. Penemuan Gutenberg tahun 1447 sama sekali tidak terlebih dulu mempelajari huruf cetak tegak dari Cina. Setelah jenis mesin cetak praktis ini berkembang di Eropa, Cina barulah mempelajarinya dari Barat.

Pada Thun 1454, di Mainz dicetak buku yang merupakan sumbangan Gutenberg paling indah yakni sebuah kitab yang kemudian terkenal sebagai Injil Gutenberg. Akan tetapi, namanya tidak tercantum sama sekali dalam buku ini atau buku manapun yang dibuat dipercetakannya. Tampaknya Gutenberg tidak berniat memanfaatkan penemuannya untuk tujuaan komersial. Malahan, alat-alat percetakannya sering menjadi alat penebus denda pengadilan yang sering melibatkannya.

Kesadaran akan tingginya hak paten mungkin belum ada pada diri Gutenberg sehingga hidupnya tidak kaya raya. Gutenberg yang wafat di Mainz pada tahun 1468 boleh jadi tidak mengetahui pengaruh penemuannya, tetapi jasanya begitu besar bagi kemajuan dunia ilmu pengetahuan terutama cetak mencetak.

3. Nicolaus Copernicus (1473-1543)

Nicolaus Copernicus

Ahli perbintangan (astromo) ini lahir di Kota Torun, di tepi Sungai Vistula, Polandia, 14 Februari 1473. Nama aslinya dalam bahasa ibunya adalah Mikolaj Kopernik. Tidak sperti Galileo Galilei , yang terhambat meraih gelar karena keuangan macet Copernicus yang berasal dari keluarga kaya , minatnya yang besar untuk menyingkap rahasia alam dengan bersenjat ilmu di perguruan tinggi berlangsung mulus. Pada usi 20-an , ia pergi ke italia menuntut ilmu kedokteran dan hukum di Universitas Bologna dan Universitas Padua. Akhirnya, ia meraih gelar doktor di bidang gerejani dari Universitas Ferrara. Sejak itu pekerjaan pokoknya adalah sebagai ahli hukum gerejani. Artinya, sumbangannya terhadap ilmu perbintangan yang membuatnya tercatat dalam sejarah ilmu pengetahuan dunia dilakukan secara sambilan.

Perkenalan Copernicus dengan pemikiran Aristarchus berlangsung selama dia bermukim di Italia. Teori heliosentris berkenaan di hatinya. Menjelang usia 40 tahun ia mengedarkan bukti cetakan pertama bukunya tiba dialamatnya. Tulisan-tulisan ringkasannya diantara temannya yang ternyata kemudian menjadi titik tolak gagasannya sendiri atas teori ini.

Setelah bertahun-tahun melakukan serta perhitungan secara teliti, ia menyusun buku yang menguraikan teorinya secara rinci dan lengkap dengan pembuktian-pembuktiannya. Ketika ia mengirimkan garis besar teorinya ke Roma pada tahun 1533, Paus tenang-tenang saja. Akhirnya, pada usia menjelang 70 tahun, ia memutuskan menerbitkan bukunya. Pada saat ia meninggal tanggal 24 Mei 1543, Meski pertanggungjawaban teori heliosentrisnya belum didukung perhitungan skala peredaran planet yang benar, bukunya segera menarik perhatian para pakar perbintangan lainnya. Agaknya, kehadiran buku ini yang merupakan penampilan pertama yang mencoba mendukung habis-habisan teori heliosentris. Buku itu juga yang menjulangkan nama Copernicus sebagai pemukul palu kebenaran teori heleosentris yakni Bumi dan planet-planet mengelilingi matahari, menumbangkan teori geeosentrisnya Plotelemeus yang menyebutkan planet-planet beredar mengitari bumi.

  1. Galileo-Galilei (1564-1642)
Galileo-Galilei

Di masa mudanya, Galileo gemar melakukan percobaan melempar benda pada Menara Pisa, menara miring yang amat termasyhur di Pisa, italia, yang didirikan tabun 1174. Kegemaran yang tak disengaja ini ternyata amat besar pengaruhnya bagi kegiatan penelitiannya di kemudian hari sebagai pakar mekanika.

Menurut Aristoteles yang lahir 384 SM, benda yang lebih berat akan jatuh lebih cepat dibandingkan benda yang lebih enteng. Selama sekitar abad ke-19 keyakinan filsuf Yunani dan murid Plato ini melekat dibenak setiap orang nyaris mendarah daging. Galileo yang kritis rupanya tidak menelan begitu saja ketentuan ini. Ja melakukan percobaan untuk mengujinya. Kesimpulan Aristoteles ternyata salah besar! Percobaannya membuktikan bahwa benda berat maupun benda yang ringan jatuh dengan kecepatan yang sama , kecuali pada batas kecepatannya berkurang akibat pergesekan udara. Lalu dengan cermat ia melakukan penelitian lebih lanjut yang membimbingnya menjadi pelopor pemakai formula matematik dan metode matematik. Kedua langkah matematik ini kemudian menjadi ciri utama pengetahuan modern hingga sekarang.

Galileo lahir di Pisa, Italia, pada tanggal 15 Februari 1564. Kuliahnya terhenti di Universitas Pisa karena tidak ada biaya. Karena birokrasi belum seketat sekarang, Galileo diperbolehkan mengajar di Universitas Padua dan bermukim di sana hingga tahun 1610. Selama berkutat di universitas inilah, ia melakukan penemuan-penemuan yang menakjubkan. Ini membuktikan bahwa gelar perguruan tinggi yang tak mampu diraihnya karena hambatan keuangan, tidak membuatnya menyerah begitu saja. Ilmuwan sejati tidak akan perna berhenti memburu apa yang menjadi sasaran rasa ingin tahu , baik ada gelar maupun tidak.

Sumbangan Galileo yang nyata adalah mengenai hukum kelembaban dan penemuan pendulum tahun 1583.Akan tetapi penemuannya di bidang astronomilah yang membuatnya sangat terkenal . berkat teleskop yang diciptakan untuk mengamati benda-benda angkasa , akhirnya ia menyimpulkan bahwa teori Copernicus yang mengatakan bahwa Bumi mengitari matahari adalah benar.

Pada masa itu, teori yang dikenal dengan nama teori heliosentris ini tidak mutlak diterima masyarakat . Kalangan gereja, misalnya, `masih tetap menganggap bahwa mataharilah yang mengelilingi Bumi atau yang dikenal dengan teori geosentris. Akibatnya hubungan Galileo dengan gereja menjadi runyam. Ketika Paus Urban VIll dilantik, pengagum Galileo ini memberi syarat kelonggaran bagi ilmuwan besar ini. Ia menyusun buku yang memperkuat dukungannya atas teori heliosentris. Ketika buku ini diterbitkan pada tahun 1632 rupanya masih ada penguasa gereja yang tidak setuju. Akibatnya, Galileo diseret ke pengadilan agama di Roma dan dikenakan tahanan rumah serta harus mencabut pendapatnya seca ra terbuka mengenai bumi beredar mengitari matahari.

Ketika ia mengalami kebutaan pada tahun 1638, Paus tetap melarangnya keluar rumah untuk berobat di Florance. Penemu yang taat beragama ini tetap yakin kebenaran akan datang. Ia tetap melanjutkan penelitian hingga wafat tanggal 8 Januaari 1642 di rumah pengasingannya di Arcetri, di daerah pebukitan, di atas kota Florance.

  1. Johanes Kepler (1571-1630)
Johanes Kepler

Kepler adalah orang yang pertama kali menyadari bahwa orbit planet tidaklah melingkar sebagaimana yang diyakini oleh para ahli sebelum dia, tetapi berbentuk agak oval atau elips atau bujur telur. Kesimpulan ini diperolehnya pada tahun 1609 setelah ia lama berkutat dengan perhitungan yang diwariskan mendiang Tycho Brahe yang menjadikannya asisten dan perhitungan tersebut terus-menerus mengalami jalan buntu. Karena pengamatan Kepler terhadap planet Mars berdasarkan data peninggalan Brahe yang tak kunjung selesai, maka ja nekad menerapkan perkiraannya sendiri serta mengabadikan warisan Brahe, Ternyata perkiraannya benar, gerak putar planet berbentuk oval, bukan bundar, dan matahari

tepat berada pada satu fokus. Penemuannya ini dianggap suatu revolusi di bidang astronomi dan dikenal sebagai hukum kepler yang pertama tentang gerakan planet.

Hukumnya yang kedua adalah bahwa gerakan planet lebih cepat saat lebih dekat dengan matahari. Planet bergerak dalam orbit yang berbentuk oval dengan kecepatan berbeda-beda berdasarkan hukum ruang, yakni rentang garis jarak antara matahari dan planet yang meliputi luas waktu yang sama.

Selang waktu sepuluh tahun kemudian, Kepler menghasilkan hukum ketiga, yaitu makin jauh sebuah planet dari matahari, makin lama planet tersebut memutari matahari. Semua hukum ini terbukti kebenarannya. Uniknya lagi Kepler berkesimpulan bahwa aneka kecepatan gerak setiap planet mengandung nada musikal. Ia bahkan ingin tahu planet mana yang menyenandungkan nada alto, mana yang soprano, mana yang bas, dan mana yang bernada tenor. Sungguh fantastis imajinasi ilmuwan yang juga mencintai bidang musik ini, bukan?

Kepler lahir di Wiel der Stardt, Jerman, pada tanggal 27 Desember 1571. Ayahnya seorang serdadu sewaan, suka cekcok, dan menelantarkan keluarganya pada tahun 1588 saat Kepler berusia 17 tahun. Ibunya yang pemberang pernah ditahan dengan tuduhan sebagai “dukun sihir’. Tapi, berKat perjuangan Kepler, sang ibu dibebaskan tanpa mengalami siksaan. Meski ia berasal dari keluarga berantakan dan dengan keadaan ekonomi tergolong miskin, minat belajar kepler tak tergoyahkan. sebagian besar biaya pendidikannya di masa muda berasal dari beasiswa ke beasiswa.

Pada tahun 1587, la memasuki Universitas Tubingen dan meraih sarjana sastra tiga tahun saja. Di sinilah ia berkenalan dengan seorang profesor astronomi yang kemudian membimbingnya mempelajari astronomi aliran ptolemeo (geosentris) dan aliran Copernicus (heliosentris). Walaupun demikian karena berasal dari keluarga Lutheran, ia memasuki jurusan Teologi setelah tamat dari jurusan sastra. Menjelang akhir pendidikannya, senat universitas memilihnya untuk menjadi guru matematika di Graz, selatan Australia. Di sela kesibukannya mengajar, ia menerbitkan buku pertama tentang astronomi pada tahun 1596.Meski teorinya meleset, kecemerlangan matematikanya memikat seorang, astronom besar pada masa itu yakni Tycho Brahe . Segera Tycho

mengundang Kepler untuk menjadi asistennya di peneropong bintangnya di dekat praha. Di sinilah kepler membuat penemuan besarnya di bidang hukum gerak planet-planet. Meski tidak sempat mendapat penghargaan hingga ia wafat tanggal 15 November 1630, namun kelak penemuan yang ia sebut anugerah suci ini sangat membantu Newton membuat penemuan besar lainnya di bidang astronomi.

6.Isaac Newton (1642-1727)

Isaac Newton

Newton lahir di Woolstbrope, Inggris, pada tanggal 25 Desember 1642. Semasa kecilnya, ia bukanlah anak yang menonjol dan mengesankan meski bakatnya di bidang mekanika sudah kelihatan. Ketika sudah mulai dewasa, ibunya mengeluarkannya dari sekolah agar ia bisa jadi petani. Namun, ada orang yang dapat membujuk ibunya agar membiarkan Newton melanjutkan sekolahnya. Agaknya si pembujuk ini telah melihat bakat Newton di bidang fisika. Pada usia delapan belas tahun Newton memasuki Universitas Cambridge.

Cerita paling terkenal dari Newton ialah ditemukannya teori gravitasi tahun 1687. Pada suatu hari Newton duduk di sebuah bangku di kebun, di bawah sebuah pohon apel. Tiba-tiba sebuah apel jatuh menimpanya. Peristiwa umum yang bisa dialami siapa saja ini dengan serta merta menimbulkan ilham baginya. Dari sini lahirlah teori gravitasinya yang masyhur itu, yakni teori tentang daya tarik bumi yang merupakan kunci bagi pengembangan teknologi pembuatan pesawat terbang, penyelidikan angkasa luar, dan lain-lain. Rangkaian penemuan Newton di bidang

mekanika tahun 1687, yakni bidang yang menyangkut bergerak suatu benda, yang terangkum dalam buku Hukum Gaya Berat Universal luar biasa penagaruhnya. Hukum ini mengungkap seluruh sistim gerak mulai dari bergoyangnya pendulum hingga gerak planet yang mengitari matahari.

Meski kesimpulan teorinya sudah tersusun rapi, Newton tidak terburu nafsu untuk mempublikasikannya. Bertahun-tahun kemudian barulah orang mengetahui penemuan-penemuannya. Salah satu penemuannya yang meruntuhkan pendapat’ lama ialah tentang “cahaya putih”. Melalui serangkaian percobaan, Newton bisa membuktikan bahwa apa yang lazim dikenal orang sebagai cahaya putih sebenarnya adalah campuran segala warna yang ada dalam pelangi. Lalu ia menganalisa akibat hukum pemantulan dan pembiasan cahaya. Dari penemuan hukum ini, merancang dan membangun teropong pantul yang pertama yang menjadi mode bagi sebagian astronomi hingga sekarang. Percobaaan-percobaan di bidang ini dilakukan saat ia berusia 29 tahun. Saat berusia 23-24 tahun ia menemukan kalkulus integral, sustu karya penting di bidang matematika modern yang amat besar pengaruhnya bagi perkembangan matemetika hingga kini. Ketika ia berusia 36 tahun, yakni pada tahun 1678, Newton menerbitkan Principia yang berisi teorinya tentang hukum gerak dan hukum gaya berat. Oleh sementara pakar ilmu pengetahuan, buku ini dianggap sebagai karya paling jenius dari seorang astronom terbesar sepanjang Sejarah.

Berdasarkan hukum dalam buku ini, dapat ditentukan dengan tepat posisi serta gerakan bintang atau planet. Ia juga yang pertama mengajukan teori asal-usul bintang, di samping penemuan di bidang akustik (suara) dan termodinamika (tentang panas). Pada tanggal 20 Maret 1727 ia wafat dan mendepat kehormatan pertama sebagai ilmuwan di dekat sebuah greja tua yang didirikan tahun 1245.

  1. Benjamin Franklin (1706-1790)
Benjamin Franklin

Benjamin Frangklin lahir di Boston negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat tanggal 17 Januari 1706. Ketika masih kanak-kanak, ia sudah belajar membaca. Belajar di Sekolah Dasar hanya setahun, selebihnya ia belajar di bawah bimbingan guru pribadi di rumah. Franklin mengenyam pendidikan formal hanya sampai usia 10 tahun ! pada usia 12 tahun ia magang bekerja pada saudaranya, James, sorang pengusaha percetakan. Keahlian di bidang bisnis percetakan ini disimaknya dengan tekun sejak tahun 1718-1723, sangat dibanggakan hingga akhir hidupnya.

Franklin bukan saja piawai dalam bidang bisnis dan politik, tapi juga sangat minat di bidang listrik. Fraklinlah yang menemukan penangkal kilat pada tahun 1752, dimana listrik masih dianggap barang baru dan jadi buah bibir dimana-mana. Ia melakukan percobaaan meneliti kandungan listrik di dalm kilat dengan menerbangkan layang di tengah hujan lebat disertai gemuruh petir /kilat. Dari penelitian ini Ia menyimpulkan bahwa bahaya kilat dapat ditangkal dengan memasang satu batang logam di bagian paling menonjol dari gedung yang dihubungkan dengan tanah . Sistem yang lebih modernya menyusul kemudian adalah sistem Melsen. Sistem ini terdiri dari beberapa batangan logam pendek yang dipasang di bagian-bagian menonjol dari gedung apa saja yang hendak dilindungi dan dihubungkan ke tanah.

Jasa Franklin lainnya di bidang listrik adalah beberapa istilah ciptaan yang masih berlaku hingga sekarang dalam _ perbincangan mengenai bidang ini, misalnya istilah positif, negatif, baterai, dan konduktor. Jasanya yang lain, yang mungkin seberapa hebat tetapi penting untuk Kehidupan sehari-hari, yakni penemuannya pada tahun 1780 berupa kacamata bifokallense, yaitu. Kacamata yang menggabungkan lensa buta dekat dan buta jauh.

Franklin wafat pada tanggal 17 April 1790 dalam usia 84 tahun. Kota Kematiannya, Philadelphia, menyelenggarakan upacara pemakaman paling mengesankan. Untaian panjang puji-pujian meluncur dalam pidato pemakamannya, suatu kebiasaan yang pernah dikritiknya di masa muda. Seluruh Eropa, terutama Prancis, tempatnya pernah bertugas sebagai politisi, ikut berduka cita dan menyebutnya sebagai simbol pencerahan dan simbol kemerdekaan. Seorang tokoh Prancis berkomentar, Franklin menekuk kilat dari angkasa dan menekuk tongkat kekuasaan dari penguasa Zalim.’

Demikianlah potret indah anak yang dulu hanya memiliki kesempatan bersekolah sampai pada usia 10 tahun itu. Namun, berkat semangat, ketekunan, dan cita-cita yang tinggi, ia bertengger dan mendarat di tempat yang tinggi pula di akhir hidupnya.

  1. Robert Boyle (1627-1691)
Robert Boyle

Sebelum penemuan methanol oleh Boyle pada tahun 1661, ilmu pengetahuan pada masa itu masih dikuasai oleh teori Aristoteles yang hidup tahun 384-322 SM. Menurut teori pemikir dari Sragira, Yunani Kuno ini, dalam alam hanya ada empat & macam unsur, yakni tanah, udara, api, dan air. Sedangkan menurut pemikir Yunani lainnya yang hidup setelah Aristoteles, yaitu Paracelsus (tahun 1493-1541), dalam alam hanya ada tiga unsur dasar, yaitu garam, sulfur dan merkuri. Dengan ditemukannya metanol, Boyle turut memperkaya pendapat dua pemikir terdahulu
yang amat disegani di dunia ilmu pengetahuan tersebut.

Metanol adalah cairan jernih berwana biru pudar, menyala, dan sangat beracun. Cairan ini terbentuk dari proses penyulingan tumbuhan yang membusuk atau bisa juga dibuat ; dari gas air, yakni gas yang diperoleh bila batubara yang berpijar bereaksi dengan uap. Metanol berguna seba gai bahan pelarut, bahan pokok untuk pembuatan plastik, bahan bakar motor, dan lain-lainnya.

Setahun setelah penemuan metanol itu, yakni pada tahun 1662, Boyle melaporkan sifat penemuannya kepada Royal Society, kemudian laporan ini dijadikan sebagai “Hukum Boyle’.

Boyle lahir di Lismore, wilayah Waterford, Irlandia, pada tanggal 25 Januari 1627. Berkat penyelidikannya terhadap sifat-sifat serta pandangannya terhadap benda sebagai sel yang hidup, ia dianggap sebagai pelopor teori modern tentang unsur-unsur kimia.
`la anak ke-14 dari sebuah keluarga kaya dan berpengaruh.

Ketika usia delapan tahun, la dibersekolah di Eton College. Sejak tahun 1639 hingga 1655, ia dibimbing seorang guru _ pribadi sambil berkelana di seantero benua Eropa, terutama di seputar wilayah Swiss yang terkenal dengan pegunungan Alpen serta danau-danaunya yang indah permai. Tahun 1645 hingga 1655 Boyle bermukim di Dorset, kawasan Inggris Selatan. Di tempat ini la mulai mengerjakan eksperimen-eksperimen ilmiah yang mengulas masalah moral. Pada masa itu la termasuk ilmuwan yang disegani dan tidak hanya pakar di bidang ilmiah, tetapi juga menguasal ilmu Kearifan, Tidak heran jika ia juga dikenal sebagai filsuf/pemikir, pencinta seni, dan humanis berwibawa. Salah satu tulisan anggap mengilhami buku Pengembaraan GuBiver, sebuah karya besar sastra Inggris yang ditulis oleh Jonathan Swift pada tahun 1726 yang isinya mengkritik perilaku manusia dan masyarakatnya, sungguh beruntung nggris memiliki warga pilihan yang bisa saling -memperkaya pengetahuan seperti mereka ini.

  1. James Watt (1736-1819)
James Watt

James Watt lahir pada tanggal, 19 Januari 1736 di Greenock. Refrewshire, Skotlandia dan wafat pada tanggal 25 Agustus 1819 di Heathfield Hall, de

Birmingham, Warwick, Inggris. Ayahnya seorang bendaharawan dan hakim di Greenock dan sukses sebagai pengusaha pembangunan rumah serta pembuatan kapal. Pada masa kanak-kanaknya, James adalah seorang anak yang lembut yang memulai pendidikan di rumah, yang dibimbing ibunya sendiri. Kemudian,

memasuki sekolah bahasa, meempelejari bahasa Latin, bahasa Yunani dan mendalami Matemateka. Akan tetapi bagian penting dari pendidikannya adalah ketika Ia menimba ilmu di bengkel kerja milik ayahnya. Dengan alat-alatnya sendiri, ia membuat model-model derek dan menjadi akrab dengan peralatan kapal.

Ketika berusia 17 tahun, James memutuskan untuk menjadi tukang pembuat alat peraga matematika. Untuk itu ia pergi merantau ke Glasgow. Disana ia menemui kerabat ibunya yang mengajar di universitas. Tak lama kemudian ia pergi ke London pada tahun 1755 untuk mencari seorang guru yang bisa melatihnya. Meski kesehatannya menurun, selama Setahun di sana la merasa memperoleh pelajaran yang memadai dan tak kalah dengan orang lain. Kemudian la kembali Glasgow. Pada tahun 1757 ia membuka toko di lingkungan universitas dan membuat alat-alat matemetika, ssperti busur 90 derajat, kompas, timbangan, dan sejenisnya.

Di bengkel inilah ia mendapat tugas yang kemudian memberi arti luar biasa dalam sejarah hidupnya maupun dalam sejarah perkembangan teknologi, yakni memperbaiki mesin ciptaan Newcomen yang tak begitu bermutu. dan kurang tepat guna. Keterampilannya melakukan _penyempurnaan di sana-sini atas mesin Ini membuktikan bakatnya yang besar dalam mencipta. Bahkan,harus diakui bahwa Jameslah pencipta mesin uap pertama yang biasa beroperasi secara tepat guna pada tahun 1769.

Di samping penyempurnaan yang dilakukannya atas mesin uap newcomen di atas, yang mengangkat posisinya sebagai pencipta, ia juga makin memperkokoh posisi tersebut dengan mencipta mesin ganda pada tahun 1782. Hasilnya sungguh luar biasa. Daya kerja mesin tersebut meningkat empat kali lipat. Jasanya membawa pengaruh besar bidang industri. Karena pada saat itu Revolusi Industri sedang hangat-hangatnya berlangsung. Ia pun dianggap seebagai tokoh kunci revolusi tersebut.

10.Edward Jenner (1749-1823)

Edward Jenner

Siapa saja yang lahir di atas tahun 1980 adalah termasuk anak-anak yang beruntung, karena pada tahun 1980 yang lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang bernaung di bawah PBB mengumumkan bahwa dunia telah bebas dari ancaman penyakit cacar. Hal ini berarti bahwa penyakit yang mengerikan itu telah lenyap dari muka bum ini.

Penyakit cacar merupakan penyakit menular. Cara penularannya dengan cara bersentuhan kepada Si penderita Tanda-tandanya ialah timbulnya bisul-bisul cacar, terutama di wajah lalu bisul-bisul itu bernanah, bentuknya kental dan Warnanya kuning kehijau-hijauan. Jika bisul-bisul itu sembuh. bekasnya menyeramkan dan menjadi cacat . seumur hidup berupalubang-lubang tipis kehitaman. Pada masa silam, kebanyakan penderita cacar meninggal dunia karena virus penyakit ini memang serakah sekali, memberi cacat atau membunuh.

Namun, orang yang pernah menderita penyakit cacar tidak akan lagi tertular. Ia menjadi kebal seumur hidup terhadap penyakit ini.

Di saat merajalelanya virus ini, pada pertengahan abad ke18, tepatnya tanggal 17 Mei 1749, lahirlah seorang pahlawan yang siap memberantasnya, yakni Edward Jenner dari Berkeley, Inggris. 1a memperoleh pendidikan awal di rumah lalu melanjutkan ke sekolah dasar desa. Pada masi berusia 12 tahun, Jenner sudah magang dengan seorang ahli bedah, Daniel Ludlow dan Sodbury.

Tahun 1770 Jenner berangkat ke London untuk belajar ilmu bedah kepada John Hunter, tentu bukan dalam jalur sekolah formal, tetapl sebagai murid pribadi. Pendidikan kesehatan diperolehnya di Rumah Sakit St. George. Disampingitu, ia juga mengikuti kuliah-kuliah secara resmi pada bidang anatomi, kebidanan serta praktik medis yang diberikan oleh dosen-dosen terbaik pada masa – itu. Pada tahun 1773 ia kembali ke Berkeley dan membuka praktik bedah serta pengobatan umum. Pada tahun 1788 ia terpilih sebagai anggota Royal Society of London yaitu suatu penghimpunan orang-orang terkemuka di Ingris. kemudian Ia mngajukan permohonan gelar medis berdasarkan serta jaminan dua orang dokter dari Universitas St. Andrews.

Jenner merupakan penyelidik alam dan banyak melakukan pengamatan terhadap perilaku binatang. Pedoman gurunya, John Hunter, yang selalu mengatakan “mengapa cuma mengira-ngira, mengapa tidak melakukan eksperimen saja?” rupanya sangat berpengaruh pada pola kerja Jenner di bidang enyelidikan sejarah alam maupun vaksinasi, Jenner kemudian mengawali eksperimennya dari peternakan Berkeley. Menurut kepercayaan petani setempat, pengidap cacar sapi akan kebal terhadap cacar. Bertolak dari kepercayaan tradisional ini, pada tanggal 14 Mei 1796, Jenner melakukan vaksinasi pertama dengan menyuntikkan bintik cacar sapi yang terdapat di seorang gadis pemerah susu ke dalam tubuh seorang bocah. Bocah itu sebelumnya diberi serum cacar. Hasilnya bocah itu ternyata sehat-sehat saja. Sejak itu vaksinasi sebagai usaha pencegahan cepat populer, berkat jasa Jenner yang tanpa pamrih disebarluaskannya. Namun, Parlemen Inggris memberinya juga balas jasa atas biaya yang dikeluarkannya berupa sejumlah uang. Jenner wafat dengan tenang pada tanggal 26 Januari 1823 di Barkley. (Rayani Sriwidodo dam Steve Kamajaya, Para Penemu Yang mengubah Dunia)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top