Waspada Puting Beliung!


KENDARINEWS.COM — Cuaca jelang penutupan tahun 2021 tidak bersahabat. Hujan diprediksi akan mengguyur Kota Kendari dan sebagaian besar wilayah Sultra. Yang patut diwaspadai, hujan akan disertai angin kencang dan petir. Apalagi awan cumulonimbus marak menggelantung di langit Kendari.

Dari pantuan satelit Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), indeks SOI dan El Nino Southern Oscillation (ENSO) menunjukkan nilai yang signifikan. Daerah perlambatan kecepatan angin terpantau di wilayah Sulawesi Tenggara. Anomali suhu muka laut di perairan Sultra meningkatkan penguapan. Massa udara basah lapisan rendah dan Indeks labilitas kuat skala lokal terkonsentrasi di wilayah Sultra sampai lapisan 700 mb mencapai 70 s.d 90 persen.

Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Mritim (Stamar) kendari, Faizal Habibie mengatakan pembentukan awan-awan hujan masih marak. Hal ini disebabkan pasokan uap air di wilayah atmosfir cukup tinggi. Akibatnya, hujan akan mengguyur Kendari dan sebagian besar wilayah di Sultra mulai akhir Desember 2021 hingga Januari 2022 mendatang.

Ilustrasi

“Secara resmi, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk mulai tanggal 30 Desember 2021 hingga 5 Januari 2022. Beberapa wilayah diprediksi akan diguyur hujan disertai angin kencang dan petir,” kata Faizal kemarin.

Kondisi ini kata dia, berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi mulai dari banjir, longsor, guntur, genangan, angin kencang hingga puting beliung. Di musim peralihan, puting beliung sewaktu-waktu bisa terjadi termasuk di Kendari. Dari data BMKG, kecepatan angin di Kendari bisa mencapai 20-25 knot atau 40 s.d 50 kilometer perjam.

“Masyarakat diimbau perlu mewaspadai angin puting beliung. Curah hujan yang tinggi bisa memicu bencana Hidrometeorologi. Sebagai upaya mitigasi, masyarakat diminta tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait,” pintanya. (b/mg4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *