HEADLINE NEWS

Warga Wua-wua Geram, Sudah Seminggu Air PDAM Tak Mengalir

KENDARINEWS.COM — Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari di sekitar jalan Budi Utomo Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-wua kembali menjerit. Pipa kran tak lagi mengeluarkan air. Padahal baru tanggal 16 Juni lalu dilakukan perbaikan. Namun hanya bertahan selama tiga jam, kran air berhenti mengalir.

Seorang pelanggan PDAM, Benyamin Bitikaka mengaku kecewa. Menurutnya pelayanan perusahaan plat merah ini jauh dari kata puas. Sebab kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Sebelum pipa benar-benar tak mengeluarkan air, jadwal giliran mengalir juga tidak menentu.

“Rabu (16/6) kemarin, sempat mengalir kurang lebih tiga jam. Tapi setelah itu airnya berhenti mengalir sampai hari ini. Terhitung sudah kurang lebih 6 hari (pasca mengalir tiga jam), air PDAM di rumah kami tidak mengalir. Kami minta kepada pihak PDAM untuk segera melakukan perbaikan pelayanannya,” pintanya.

Dirinya mengaku resah dengan pelayanan seperti ini. Mengingat ia tak pernah luput membayar tagihan PDAM. Sayangnya, pihak PDAM lalai melaksanakan tanggung jawabnya. “Katanya, segera dibenahi. Namun sampai hari air PDAM belum normal. Semua pelanggan itu punya hak sama,” keluhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin meminta kepada masyarakat bersabar. Dirinya berjanji akan meningkatkan pelayanan sebaik mungkin. Dirinya mengaku kaget air PDAM tidak mengalir di wilayah tersebut. Untuk itulah, ia akan segera mengevaluasi agar pelayanan secepatnya kembali normal.

“Saya perlu pastikan dulu pada petugas apa masalahnya, sampai berhari hari tidak mengalir. Kita akan tindak lanjuti masalah ini, mohon masyarakat bersabar. Dalam satu atau dua hari ini akan ada penambahan mesin, jadi mesin yang beroperasi jadi tiga. Kalau sudah begini, pelayanan akan semakin maksimal,” ungkapnya melalui sambungan telepon. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top