Metro Kendari

Walikota Kendari Kukuhkan Ketua RT/RW Kelurahan Wawowanggu

KENDARINEWS.COM — Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir ingin laju pembangunan di kota Lulo harus dirasakan seluruh elemen masyarakat. Atas dasar itu, pembangunan infrastruktur harus dimulai di kawasan pemukiman warga seperti penyediaan fasilitas publik. Tidak hanya itu, pengerjaan proyek harus turut melibatkan warga melalui program padat karya. “Pembangunan harus dimulai dari kampung-kampung dan melibatkan semua elemen. Untuk itulah, perangkat kelurahan, Ketua RT/RW, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Karang Taruna harus bisa merangkul semua elemen masyarakat untuk membangun kampung,” kata Sulkarnain saat mengukuhkan Ketua RT/RW se-Kelurahan Wawowanggu.

Sulkarnain mengatakan mengemban amanah sebagai ketua RT/RW maupun LPM dan Karang Taruna bukanlah tugas yang mudah. Pasalnya, para perangkat kelurahan ini bekerja tanpa waktu untuk memastikan kondisi wilayah dan masyarakatnya tetap dalam keadaan yang kondusif.
“RT/RW selalu hadir ditengah masyarakat. hadir dengan menyumbangkan ide dan gagasan, perasaan dan fisiknya. Hal ini betul-betul membuat masyarakat merasakan betul kehadiran kita. Kami tahu melaksanakan tugas ini tidak mudah. Sebab ini panggilan jiwa, panggilan moral kita. Insyah allah tahun depan RT/RW akan kita naikkan insentifnya,” kata Sulkarnain.

Dia berpesan kepada para perangkat kelurahan yang dilantik untuk senantiasa menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat. Sulkarnain juga meminta kepada jajaran agar menghilangkan mainset bahwa jabatan atau posisi yang diemban sebagai sebuah prestise, melainkan harus memandangnya sebagai peluang untuk beramal dan melayani masyarakat. “Kita harus berjibaku ditengah masyarakat, apapun situasi dan kondisinya. Memang untuk bisa seperti itu harus siap mental, harus lebih banyak mendengar, berdiskusi, sharing bahkan harus siap-siap untuk dikritik,” kata Sulkarnain.

Mantan anggota DPRD Kota Kendari ini meminta RT,RW, LPM dan Karang Taruna menjadi perpanjangan tangan pemerintah baik itu untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai penyampai keluhan kepada pemerintah atau sebaliknya. Nanti juga menjembatani program-program pemerintah supaya bisa sampai ke masyarakat. Sekaligus mengawasi supaya program yang disiapkan pemerintah bisa berjalan dengan baik.

“Saya imbau dirangkul semuanya, RT,RW, LPM dan Karang Taruna diajak semuanya untuk sama-sama berpartisipasi memanfaatkan semua potensi yang ada, sehingga bisa melaksanakan program-program dari Pemerintah. Bisa mencapai visi daerah yakni menjadikan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi,” ujarnya.

Sekedar informasi, jumlah Ketua RT/RW, LPM dan Karang Taruna se-Kelurahan Wawowanggu yang dikukuhkan berjumlah 23 orang. Rinciannya, Ketua RT 16 orang, Ketua RW 5 orang dan Ketua LPM dan Karang Taruna masing-masing 1 orang. Pengukuhannya dilaksanakan di Aula Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top