Metro Kendari

Wali Kota Gagas Perumda Bertaqwa

KENDARINEWS.COM — Pemkot Kendari tak hanya fokus mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan daerah yang ada. Saat ini, pemerintah terus mencari sumber baru. Salah satunya dengan membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Selain menggejot Pendapatan Asli Daerah (PAD), upaya ini tak lain untuk menggerakan roda ekonomi di masyarakat. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengaku telah menggagas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diberinama Perumda Bertaqwa. Perusda ini dihadirkan untuk mengelola kegiatan usaha dan mengelolah sejumlah aset milik Pemkot sebagaimana yang diatur dalam peraturan pemerintah nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

“BUMD Bertaqwa sangat penting sebagai perintis dalam sektor usaha yang belum diminati usaha swasta. Kita sudah bentuk rancangan peraturan daerah (raperda)-nya. Kini, draftnya kita sudah usul ke dewan untuk dibahas lebih lanjut,” kata Sulkarnain Kadir. Pendirian perumda ini lanjutnya, didasari kebutuhan daerah dan kelayakan bidang usaha yang dibentuk.

Dari studi kelayakan usaha perumda bertaqwa kota Kendari, ditetapkan delapan divisi usaha. Yakni devisi kredit mikro, divisi transportasi, divisi retail, divisi pemanfaatan tambat labuh, divisi pariwisata, divisi pengelolaan persampahan, divisi limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), divisi pengelolaan kawasan dan industri dan perdagangan, serta divisi pengelolaan perikanan.

“Delapan divisi usaha tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) sesuai surat nomor 539/6463/SJ tanggal 26 November 2020. Kemarin, fraksi-fraksi di dewan juga sepakat untuk dibahas lebih lanjut. Semoga cepat tuntas dan terbentuk sehingga sudah bisa beroperasi awal tahun depan (2021),” kata Sulkarnain.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan menyambut baik ajuan raperda pembentukkan perumda bertaqwa. Menurutnya, melalui perumda, akan tercipta optimalisasi BUMD mulai dari peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan manajemen pengelolaan yang baik sehingga fungsi BUMD sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan PAD dapat lebih ditingkatkan untuk kemajuan dan ksejahteraan masyarakat. “Secara keseluruhan, semua fraksi setuju dengan usulan raperda tersebut untuk kemudian kita bahas lebih lanjut. Insyah allah secepatnya akan terbentuk karena ini untuk kepentingan kita semua. Kepentingan daerah dan kepentingan masyarakat,” kata Subhan. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top