Konawe

Wabup Konawe Kritik Camat dan Kades, Gusli : Jangan Berinovasi yang Aneh-aneh !

KENDARINEWS.COM — Beberapa kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe kadang kurang dimaknai dengan baik oleh aparatur pada tingkat bawah. Inovasi-inovasi yang dibuat Pemerintah Desa maupun Kecamatan, masih belum menunjukkan keseriusan dalam mendukung program unggulan Pemkab di sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara, mengkritisi beberapa camat dan kepala desa (Kades) yang kurang tanggap terhadap tiga program unggulan yang menjadi kekuatan lokal.

“Saya sering sampaikan di hadapan para stakeholder khususnya camat dan Kades. Jangan berinovasi yang aneh-aneh. Buat saja yang sesuai kekuatan lokal kita di Konawe,” ujar Gusli Topan Sabara, Selasa (13/4). Mantan Ketua DPRD Konawe itu menyebut, hanya sektor pertanian, perikanan dan peternakan yang dapat menjadi penopang kekuatan daerah. Ia berkeyakinan, kalau tiga aspek unggulan tersebut digabungkan, bisa membuat Konawe makin berdaya saing dibanding daerah lain di Sulawesi Tenggara. Selain digabungkan, katanya, tiga sektor prioritas itu juga dapat dipadukan sehingga saling menopang satu dan lainnya.

“Limbah perikanan dan peternakan, bisa dipakai untuk mendukung sektor pertanian. Sehingga arah kita pada lima hingga 10 tahun ke depan, Konawe ini bukan hanya menjadi lumbung beras. Namun, sudah harus menjadi lumbung beras organik,” ungkap Gusli Topan Sabara. Politikus PAN Konawe itu menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Pemkab tak bisa dibiarkan bekerja sendiri. Semua stakeholder harus bergerak secara bersama-sama. Mulai dari Pemerintah Desa, Kecamatan sampai dinas-dinas terkait, sehingga keinginan Pemkab itu dapat tercapai sesuai perencanaan sebelumnya.

“Contohnya, geliat ekonomi Konawe dari 6 persen meningkat menjadi 9,20 persen. Ini semua sudah direncanakan, bukan tiba-tiba kita melejit begitu saja. Hasilnya bisa kita lihat. Sekarang perekonomian Konawe bukan hanya tertinggi di Sultra, namun juga di Indonesia,” klaimnya. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top