Metro Kendari

Usulan Raperda RDTR Teluk Kendari Ditarik

KENDARINEWS.COM — Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Teluk Kendari batal diatur (disusun) melalui Peraturan Daerah (Perda). Kebijakan itu berlaku pasca disahkannya Undang-undang (UU) Cipta Kerja oleh pemerintah. KinI, aturan terhadap lingkungan itu diatur melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan penarikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut menyusul diterbitkannya Undang-Undang (UU) nomor 11 tentang cipta kerja yang salah satunya terkait dengan UU nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang yang mengatur rencana detail tata ruang.

Areal Teluk Kendari menyajikan pesona alam. Spot teluk seperti ini sangat jarang ditemukan di daerah lain. Eksotisme inilah yang akan dikembangkan Pemkot Kendari

Dengan terbitnya UU cipta kerja, maka raperda yang sebelumnya telah dibahas bersama baik eksekutif dan legislatif kini akan ditetapkan dengan peraturan kepala daerah sehingga perlu dilakukan penyesuaian.

“Untuk pelaksanaan UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, telah ditetapkan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang yang dalam pasal 85 ayat 1 huruf D. Disebutkan penetapan rancangan peraturan kepala daerah kabupaten/kota terkait tata ruang oleh Bupati/Walikota terlebih dahulu mendapatkan persetujuan subtansi oleh menteri terkait,” jelas Sulkarnian dalam sisang paripurna penarikan Raperda Penataan Teluk Kendari di Aula DPRD Kendari, kemarin.

Meski ditetapkan oleh kepala daerah, Sulkarnian menegaskan bahwa rencana tersebut tidak mengurangi kewenangan subtansi yang dimiliki oleh DPRD Kendari untuk terus mengawasi dan memastikan seluruh wilayah Kota Kendari dibangun dengan sesuai aturan yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kendari, Subhan, mengungkapkan penarikan raperda sudah menjadi aturan dan juga sebelumnya sudah disetujui oleh pihak DPRD dan pemkot. “Parikan raperda tersebut telah melalui pembahasan antara pemerintah daerah (pemda), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Kendari yang hasilnya telah disetujui bersama untuk dilakukan penarikan Raperda tersebut,” pungkasnya. (b/ags)

Penataan Kawasan Teluk

  1. Proyek Tambat Labuh Rp 5 Miliar
    -Pembangunan Balai Peretemuan, Dermaga dan Area Bersantai
    -Siapkan Area Bagi UKM dan Jogging Track
    -Jadi Sumber PAD
  2. Pedistrian Rp 2 Miliar
    -Tempat Refreshing dan Swafoto
  3. Tracking Mangrove
    -Penataan dan Penanaman Mangrove
  4. Pembangunan Bendungan Penangkap lumpur di Hulu
    -Mencegah Pendangkalan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top