Metro Kendari

Usul 515 Formasi CASN dan PPPK, Guru dan Nakes Jadi Prioritas

Wali Kota Kendari H.Sulkarnain Kadir

KENDARINEWS.COM–Pemerintah Kota Kendari telah mengusulkan sebanyak 515 kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Usulan didominasi tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan (nakes). Pemkot berharap usulannya diakomodir pemerintah pusat.

Wali Kota Kendari H.Sulkarnain Kadir mengatakan usulan sejumlah formasi berdasarkan hasil Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK) pada suluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Kendari. Sebanyak 515 kuota merupakan jumlah paling ideal untuk mengisi beberapa posisi yang masih kosong karena tak memiliki peminat serta ditinggal pensiun.

“Yang kita usulkan cukup besar seperti tahun lalu. Karena memang itu kebutuhan kita di Kota Kendari dengan tumbuh dan berkembangnya kota bertambahnya jumlah penduduk dan kita berharap ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Dari ratusan kuota yang diajukan, formasi nakes dan guru masih mendominasi rekruitmen CASN maupun PPPK Kota Kendari tahun ini. Alasannya, kedua formasi itu yang paling dibutuhkan karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, “Mereka berperan untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa kita dan juga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Adapun sisanya tentu kita juga butuh tenaga teknis,” kata Sulkarnain Kadir.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kendari Susanti menambahkan 515 kursi yang diajukan terdiri dari 83 ASN dan 432 PPPK. Khusus formasi ASN diperuntukan 36 nakes dan 47 tenaga guru/teknis. Sedangkan PPPK, seluruhnya tenaga guru.

Susanti berharap, Kemenpan-RB bisa mengakomodir seluruh usulan yang diajukan pemkot sehingga kebutuhan daerah bisa terpenuhi. “Kalau diakomodir kan baik juga untuk meningkatkan pelayanan. Khusunya pada formasi yang sulit diisi seperi dokter spesialis ahli dalam dan elektromedik, ungkapnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru


To Top