HEADLINE NEWS

Usai Minum Kameko, Pria Ini Tega Aniaya Bapak Kandungnya

KENDARINEWS.COM — Adab anak kepada bapak, seharusnya dihormati. Entah dia seorang bapak kandung atau bapak tiri. sudah sepantasnya bagi seorang anak untuk tetap menghormati bapak tiri itu sebagai orang tuanya. Begitupun sebaliknya perlakuan bapak kepada anaknya. Namun berlawanan dengan peristiwa yang terjadi di Buton Utara (Butur). Seorang anak inisial HR (20) justru tega menganiaya bapak tirinya. Akibat perbuatannya, HR harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Tim Walet Sat Reskrim Polres Buton Utara saat menangkap tersangka HR (tiga kanan) di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara

Kapolres Buton Utara, AKBP Wasis Santoso melalui Kasat Reskrim Iptu Sunarton Hafala mengatakan tersangka HR (20) diamankan Tim Walet Sat Reskrim Polres Butur di Desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara, Butur, Senin (31/5) sekitar pukul 20.00 Wita.

“Setelah menerima laporan itu, Tim Walet dengan sigap dan tanggap langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan tersangka,” ungkap Kasat Reskrim.

Dari hasil interogasi, tersangka sering kali mengancam dan melakukan pengerusakan di rumah korban. Akan tetapi korban masih memakluminya karena tersangka merupakan anak kandung dari istri korban. “Ternyata tersangka HR (20) nekat melakukan penganiayaan terhadap korbannya karena pengaruh minuman keras jenis kameko,” ujarnya.

Kronologis bermula saat korban sedang menonton televisi di ruang tengah rumahnya. Kemudian, korban melihat tersangka bersama temannya, masuk ke rumah membawa minuman keras jenis kameko. Di sana tersangka bersama temanya langsung ke belakang rumah, melakukan pesta miras. Karena resah, korban meminta istrinya menyuruh tersangka miras di luar rumah.

“Nah ternyata tersangka mendengarnya perkataan korban. Karena tidak terima dengan perkataan tersebut, tersangka keluar dari rumah sambil memegang minuman keras jenis kameko. Tersangka berjalan keluar rumah dengan emosi, sambil menendang mesin cuci serta memukul pintu kamar mandi dan jendela ruang tamu,” ungkapnya.

“Tersangka juga mengatakan ‘kalian tidak kasih sekolah saya dan saya sudah lama pendam emosiku’. Kemudian korban menjawab ‘biar juga kamu emosi jangan mengamuk dan merusak benda-benda dalam rumah’. Korbanpun merangkul tersangka namun tersangka tidak terima sambil berkata ‘kenapa, kamu mau pukul saya?’ Kemudian korban berkata ‘tidak, saya mau kasih tau kamu baik-baik,” tambahnya.

Tidak berhenti sampai di situ, tersangka lalu mengamuk dan mengambil botol minuman kosong yang ada di teras rumah korban. Botol itu, diayunkan ke kepala bagian belakang dan bibir korban. Sehingga korban mengalami luka pada kepala dan mulutnya.

“Tersangka telah diamankan di Polres Buton Utara untuk diproses secara hukum. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP, tentang tindak pidana penganiayaan. Ancaman hukumannya maksimal 2 tahun 8 bulan penjara,” pungkasnya. (b/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top