Politik

Usai Cuti, Rusman Emba Evaluasi Birokrasi

KENDARINEWS.COM — LM. Rusman Emba akan langsung melaksanakan tugas-tugas bupati usai masa cutinya berakhir 5 Desember nanti. Saat kembali aktif bekerja, ia mengaku akan mengevaluasi realisasi program pembangunan maupun kinerja aparatur birokrasi.

Calon Bupati Muna petahana itu mengatakan akan fokus menghadapi tahun anggaran 2021.
Ia cuti dari tugas pemerintahan selama 24 September hingga 5 Desember 2020 untuk berkampanye lantaran statusnya sebagai petahana. Cutinya bersifat di luar tanggungan negara sehingga seluruh hak dan kewenangan sebagai bupati ditanggalkan, termasuk protokoler pengamanan pejabat negara.

Calon Bupati Muna Petahana Rusman Emba (kiri) dan Mantan Bupati Muba dr. Baharuddin (kanan) .

Rusman baru bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai bupati terhitung mulai Minggu, 6 Desember nanti. Masa tugasnya sebagai bupati Muna baru akan resmi berakhir 2 September 2021 mendatang.

Mantan Ketua DPRD Sultra itu mangatakan akan langsung bertugas seperti biasa usai masa cutinya berakhir. Bahkan sejumlah agenda telah disiapkan. Terutama menyangkut konsolidasi birokrasi dalam menghadapi tahun anggaran 2021. Hal itu terkait dengan rencana penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2021 yang harus segera ditetapkan menjadi peraturan daerah. “Tentu yang pertama ialah APBD. Kita akan fokus pembahasan APBD 2021 agar bisa selesai sebelum tahun anggaran dimulai,” jelasnya.

Mantan anggota DPD-RI Dapil Sultra itu menjabarkan, konsolidasi birokrasi akan dilakukan dengan melakukan kunjungan kerja atau safari dinas ke seluruh otoritanya untuk memastikan kesiapan unsur pemerintah desa dan kecamatan dalam menyongsong tahun anggaran 2021. Sejumlah program prioritas sendiri akan difokuskan dalam penyusunan APBD 2021, di antaranya sektor pertanian, infrastruktur jalan, irigasi, air bersih, perikanan dan pariwisata.

Selain itu, juga menyiapkan program Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “TPP akan masuk karena ruang fiskal kita sudah cukup tersedia setelah utang daerah kita sudah lunasi,” paparnya. Rusman juga mengaku akan melakukan evaluasi terhadap birokrasi. Baik menyangkut realisasi program kerja tahun 2020 maupun evaluasi kinerja aparatur. Evaluasi itu rutin dilakukan setiap akhir tahun anggaran. “Semua akan di evaluasi agar tahun depan akselerasi pembangun lebih terukur,” pungkasnya. (Ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top