UMW Dorong Riset Unggul Universitas

KENDARINEWS.COM — Universitas Mandala Waluya (UMW) kini telah mempersiapkan dengan matang optimalisasi penelitian dosen pada 2022 mendatang. Upaya itu dilakukan melalui pertemuan penyusunan penelitian unggulan UMW di aula lantai III UMW, Selasa (27/12). Sebagai langkah mendorong riset unggul di Universitas.

Rektor UMW Kendari, Dr. Ratna Umi Nurlila, S. Si., M. Sc mengatakan untuk satu Universitas itu harus punya unggulan riset. Itu yang kedepan akan memayungi semua penelitian dosen dan prodi agar lebih terarah. Sebab dalam riset ada namanya hilirisasi dari tahapan pertama dan aktion terakhir apa yang dicapai.

“Melalui kegiatan hari ini (kemarin red) kita sudah mengerucutkan satu isu riset unggulan penelitian univeritas yakni kesehatan komunitas wilayah pesisir dan pertambangan. Ini tentu bakal ditetapkan melalui senat. Sehingga jika kedepan ada riset dari pemerintah daerah maupun Pemerintah pusat terkait itu, bisa join dengan Mandala waluya, agar arahnya sama, “kata Rektor UMW, Selasa (28/12).

Rektor UMW Kendari, Dr. Ratna Umi Nurlila, S. Si., M. Sc (tengah) bersama narasumber dan Ketua LPPM UMW saat pertemuan penyusunan penelitian unggulan UMW di aula lantai III UMW, Selasa (27/12).

Dia melanjutkan, pihak rektorat tentu sangat mendorong seluruh dekan agar mengarahkan para dosen melakukan riset tetapi harus sesuai isu unggulan universitas tadi.

” Kedepan tentu kita berharap penelitian ini bisa lebih baik lagi. Rumusan unggulan yang kini telah dihasilkan bakal lebih dirapikan dan didukung oleh MoU kemitraan. Melalui penelitian dan pengabdian di wilayah pesisir dan pertambangan, ini nanti bakal menjadi unggulan dari Universitas Mandala Waluya, “ujarnya.

Saat ini menurut dia, bagaimana semua civitas akademika harus melangkah dan mempercepat langkah guna mencapai arah kinerja perguruan tinggi. ” Kita bakal berupaya meningkatkan jumlah penelitian dosen setiap Prodi maupun di Universitas. Kalau tahun ini saja saat masa transisi dari Stikes ke Uversitas kita bisa mencapai 129 luaran penelitian dosen, kedepan kita berharap ini bisa lebih lagi dari itu, “harapnya.

Sementara itu, narasumber dalam kegiatan ini Prof. Dr. Muhammad Nurdin mengatakan dekan telah menyampaikan gambaran umum tentang rencana rencana penelitian kedepan melalui pemaparanya. “Saya mlihat secara umum presentase para dekan sudah sangat baik dan tinggal dipoles sebagai penelitian unggulan. Selain itu bagaimana memulai binaan artinya para dosen muda, pemula tetap mendapat kesempatan mengajukan penelitian peningkatan kapasitas, ” ujarnya.

Dia mengungkapkan, saat ini bagaimana agar membuat riset yang belum dipikirkan masyarakat dunia tapi UMW sudah pikirkan itu. Seperti hasil yang diperoleh dalam pertemuan ini. “Dimana kita menarik isu universitas tentang persoalan kesehatan komunitas di wilayah pesisir dan pertambangan. Selain itu beberapa riset pertambangan lainya tentang kesehatan. Tentu ini akan menjadi isu nasional, sehingga setiap ada riset dari Pemerintah Daerah maupun swasta bisa bersinergi dengan UMW, ” terangnya.

Untuk merancang ungulan itu, kata dia, harus sesuai visi universitas, sesuai renstranya, dimana hasil diskusi setelah dijabarkan kesehatan komunitas di wilayah pesisir dan pertambangan ini sangat prospek dalam kajian jangka panjang. Sebab telah mengarah pada seluruh kesehatan komunitas di wilayah pesisir dan pertambangan.

“Sehingga kita harapkan dosen UMW sudah mengarahkan penelitian ke wilayah pesisir dan pertambangan sehingga arah pengembangan UMW mengerucut dan mendiskusikan langkah-langkah strategisnya. Setiap fakultas dan prodi bakal menjabarkan ini sesuai visi Universitas. Sehingga kedepan ini lebih terarah, “pungkasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UMW, La Djabo Buton, SKM, M. Kes mengatakan saat ini daftar luaran penelitian dosen UMW tahun 2021 untuk publikasi jurnal internasional indexcopus sebanyak 17 luaran, publikasi jurnal internasional googlescholar sebanyak 36, publikasi jurnal nasional akreditasi 8 dan publikasi jurnal nasional ber ISSN sebanyak 30.

“Selanjutnya untuk luaran penelitian Hak Cipta sebanyak 27 luaran, buku ajar 6, prosiding internasional 4, dan prosiding nasional 1. Sehingga untuk total seluruh luaran penelitian dosen sebanyak 129 selama periode 2021. Kita berharap melalui pertemuan ini dengan luaran riset yang lebih terarah di tahun 2022 penelitian dosen bisa lebih dioptimalkan lagi, ” harapnya. (rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *