Bombana

UHO Berduka, Lima Mahasiswa Meninggal Dunia

Pecah Ban, Mobil Hilang Kendali

RUMBIA, KENDARINEWS.COM–Keluarga besar mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Jurusan Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) berduka. Lima dari sembilan mahasiswa meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal dalam perjalanan menuju ke Kabupaten Bombana. Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Kasipute -Tinanggea Km.07, tepatnya di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Bombana, Senin (7/6).

Kasat Lantas Polres Bombana, AKP Muhammad Arifin Fajar mengatakan, mini bus nomor polisi DT 1536 TE yang ditumpangi mahasiswa UHO mengalami ban pecah, hilang kendali dan keluar jalur ke bahu jalan hingga terguling sampai menabrak pohon. Kondisi mini bus ringsek, nyaris tak berbentuk.

Kondisi mobil mini bus maut. Ringsek dan nyaris tak berbentuk. Lima dari sembilan mahasiswa UHO penumpang mini bus tersebut dinyatakan meninggal dunia, Senin (7/6). MASLINDA ALI / KENDARINEWS.COM

“Dari sembilan korban yang mengalami kecelakaan maut ini, lima orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Rifki Adrianus, Olaf Cahyadi, Sawaluddin, Indra Taufik dan Arsyad Arifuddin. Sementara empat mahasiswa lainnya dalam kondisi kritis yakni dua orang dirawat di RSUD Bombana dan dua orang lagi dirujuk ke rumah sakit di Kendari,” ujar AKP M.Arifin Fajar saat dihubungi kendarinews.com.

Kasat lantas Polres Bombana AKP M.A Fajar menuturkan mobil mini bus warna hitam itu dikemudikan mahasiswa UHO, Rival Kahvi Gama. Mobil bergerak dari arah Tinanggea, Kabupaten Konsel menuju arah Kasipute, Kabupaten Bombana. Tiba-tiba mobil mini bus itu mengalami pecah ban belakang, pengemudi lepas kendali dan mencoba menghindari sepeda motor yang berada di depannya . “Mobil menabrak pohon yang berada di bahu jalan sebelah kanan. Korban selamat masih mendapatkan penanganan oleh pihak rumah sakit,” pungkasnya. (idh/ind/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top