Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dikbud Sultra Evaluasi Sekolah

KENDARINEWS.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaannya (Dikbud) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di bumi Anoa. Bahkan diakhir tahun ini, Kepala Dikbud Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD, getol melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah.

Setelah ke sekolah yang berada di daerah daratan, Kunjungan kerja Kepala Dikbud Sultra diakhir tahun ini ke sejumlah SMA, SMK, hingga SLB yang ada di Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Muna, diantaranya di SMKN 1, SMKN 2, SMAN 1 Kontunaga, dan SMAN 1 Watopute.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dikbud Sultra, Dra Wa Ode Munanah, serta sejumlah pejabat lingkup Dikbud Sultra, termsuk KCD Muna dan Mubar saat melakukan kunjungan kerja akhir tahun di Kabupaten Mubar dan Muna, Kamis (30/12).

Dalam kunjungan itu, Asrun Lio didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Dikbud Sultra, Dra Wa Ode Munanah, sejumlah pejabat lingkup Dikbud Sultra, termsuk KCD Muna dan Mubar.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio secara langsung melakukan tatap muka bersama seluruh warga sekolah. Baik kepada para dewan guru PNS, guru tetap Non PNS dan para siswa, guna memberikan motivasi dalam peningkatan penyelenggaran pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.

“Selain itu,bagi para siswa untuk terus bersemangat dan berlomba-lomba meraih sumber-sumber beasiswa yang tersedia saat ini. Jadi sangat banyak beasiswa pendidikan, salah beasiswa Sampoerna. Tapi ini tentunya bisa diperoleh melalui motivasi belajar tinggi serta kemauan kuat untuk maju, “kata Asrun (30/12).

Tak lupa dalam kunjungan itu, Asrun melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang mendapatkan program pembangunan. Serta menggelar rapar koordinasi bersama pemerintah daerah setempat, terkait penyamaan persepsi dalam upaya memajukan kualitas pendidikan di daerah, termasuk mengkoordinasikan masalah-masalah yang dihadapi sekolah serta mencari solusi bersama.

Kunjungan kerja ini juga tak lain untuk melihat kondisi pembelajaran yang ada di satuan sekolah. Sebab guru merupakan pekerja profesi, sehingga bisa mengambil tindakan yang dinilai tepat dalam melaksanakan tugasnya. Misalnya seperti dokter, saat menghadapi pasien tidak perlu minta petunjuk lagi harus melakukan apa. Demikian dengan guru. Sehingga diharapkan para guru bisa meningkatkan kreativitas dalam menyajikan pembelajaran menarik bagi para siswa.

“Langkah yang dilakukan para guru bisa dengan mencari format khusus agar bisa menarik minat siswa masuk dan belajar di sekolah serta menyelesaikan tugas diberikan. Dalam meraih standar keberhasilan belajar, pihak sekolah juga bisa berinovasi dan berkreasi untuk mengelola sejumlah standar, seperti standar isi, proses, hingga penilaian,” ujar salah satu Lulusan S3 The Australian National University Canberra ini.

Ia menambahkan, selain guru, pihak penyelenggara sekolah juga bisa berinovasi dalam memajukan satuan pendidikan, misalnya dengan melibatkan pihak komite, yang tentunya mengedepankan komunikasi dan keterbukaan guna menghindari adanya anggapan miring, seperti adanya pungutan dan sejenisnya.

“Jadi banyak inovasi yang bisa dilakukan sekolah. Intinya bila ada kemauan semua pasti bisa berinovasi, ” ujarnya.

Dalam momen ini, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dikbud Sultra, Dra Wa Ode Munanah juga kian menyemarakkan suasana dengan mengajak para dewan guru baik PNS maupun non PNS untuk melakukan senam bersama, sekaligus menyosialisasikan Senam Garbarata.(rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *