Wakatobi

Tiga Tahun Dibangun, Pasar tak juga Digunakan

KENDARINEWS.COM — Hingga kini, Pasar Ikan yang dibangun tak jauh dari Pasar Sentral II Wakatobi di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, tak juga difungsikan. Padahal, pasar yang didirikan sejak 2017 melalui dana alokasi khusus (DAK) tersebut ditarget sudah beroperasi pada tahun 2018. Sayang, ratusan pedagang ikan dan sayur memilih enggan memanfaatkan pasar yang telah memiliki sejumlah fasilitas ini.

Anehnya, para penjual justru memilih menjajakan dagangannya di pelataran pasar tersebut. Dari sebanyak 169 lods, tak satupun yang ditempati pedagang. Bahkan mereka mengusul ke pemerintah setempat untuk dibuatkan kanopi agar tempat menjual di pelataran tidak kepanasan. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Wakatobi, Jamaludin, mengatakan, yang memiliki kewenangan pada pasar di Pulau Wangi-Wangi tersebut adalah pihak UPTD. Namun, karena pihaknya juga telah terlibat beberapa kali untuk menertibkan pedagang, sehingga kondisi tersebut perlu dikomunikasikan.

“Jadi sebenarnya sudah tiga kali difungsikan. Tapi tetap saja tidak efektif. Padahal sebelumnya lods itu untuk penjual ikan tapi ada yang minta sebagian untuk penjual sayur dan kami penuhi. Tapi hanya beberapa hari saja digunakan, mereka memilih keluar dan justru berjualan di pelataran Pasar Ikan ini,” papar Jamaluddin. Sejak dibangun lebih tiga tahun lamanya, pasar dua lantai itu memang tak dimanfaatkan secara maksimal. Padahal kata Jamaludin, pihak Disperindag Wakatobi telah melakukan pendekatan dan mendengar pendapat para penjual agar pemanfaatan pasar bisa maksimal.

“Tapi karena yang kita hadapi ini memiliki karakter berbeda-beda, akhirnya operasional Pasar Ikan ini tidak efektif. Mereka meminta dibangunkan kanopi, kita sahuti, karena itu sesuai kemauan mereka. Diharapkan bisa memanfaatkan yang di dalam, tapi sayang itu tidak berjalan sesuai keinginan kita,” tandasnya. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top