Metro Kendari

Tetap Waspada, Jangan Panik dengan Covid-19

KENDARINEWS.COM — Penanganan covid-19 di Kota Kendari tidak hanya fokus pada sektor kesehatan, namun juga sektor lainnya terutama ekonomi. Untuk mendukung langkah itu, Pemkot Kendari memastikan penanganan laju penularan virus yang menyerang saluran pernapasan ini sejalan dengan sektor perekonomian. “Setelah kita evaluasi, keduanya berjalan seiringan. Covidnya tertangani, ekonominya juga tidak sampai drop. Sebagaimana informasi dari Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi kita di akhir 2020 ini sudah mendekati positif, meski mengalami kontraksi -1,82 persen. Tapi ini ciri-cirinya akan positif. Kita bisa juga saksikan ekonomi masih bergeliat. Jadi kita tidak perlu terlalu khawatir, panik, tetapi juga tetap waspada,” kata Sulkarnain Kadir.

Dalam menekan laju penularan covid-19 di kota lulo, pihaknya telah menggelar tracing massal dengan metode swab antigen terhadap sumber penularan (klaster) perkantoran (ASN) sebanyak 6.200 orang dan klaster karyawan swasta 6.000 orang. Upaya itu terbukti efektif menekan laju penularan wabah yang menyerang sistem pernapasan itu. “September 2020 angkanya sempat menyentuh 1.000 pasien dalam perawatan. Alhamdulillah, berkat kerja keras Satgas Penanganan Covid-19 angka pasien dalam perawatan hanya tersisa 81 pasien,” ungkap Sulkarnain.

Dari sisi perekonomian, Sulkarnain mengaku masih mengizinkan semua pelaku usaha di kota lulo untuk tetap menjalankan usahanya kendati telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari Nomor 443.1/2992/2020 tentang pembatasan aktivitas masyarakat. “Semua kami dorong kembali untuk memulai usahanya, kami buka akses yang seluas-luasnya bagi mereka. Bahkan pemerintah telah memberikan insentif permodalan baik dalam bentuk bantuan sosial maupun bantuan tanpa anggunan dan pengembalian agar usaha maupun UKM (usaha kecil dan menengah) tetap berjalan seperti biasa,” kata Sulkarnain.

Kendati demikian, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) DPW PKS Sultra ini meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, dan melanjutkan produktivitas dengan sejumlah langkah antisipatif terhadap penyebaran Covid-19. “Baik masyarakat maupun pelaku usaha dan kita semua untuk senantiasa berdisiplin dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak aman (Physical Distancing),” pungkasnya. (b/ags)

Kasus Covid di Kota Kendari
Senin (29/12) Hingga Pukul 15.00 Wita
Positif 3.787 Pasien
Sembuh 3.657 Pasien
Jalani Perawatan 81 Pasien
Meninggal Dunia 49 Orang

Sumber Data : Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kendari

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top