Kolaka

Ternak Berkeliaran, Pemilik Bisa Dipidana


KENDARINEWS.COM — Keluhan pengendara soal banyaknya hewan ternak yang berkeliaran pada beberapa wilayah di Kabupaten Kolaka langsung direspon pemerintah. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran, Pemkab Kolaka gencar melakukan sosialisasi terkait penertiban hewan ternak. Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kolaka, Marsukat Riadi, mengakui, pihaknya telah menerima banyak keluhan warga terkaitnya hewan ternak yang selalu berkeliaran di jalan raya.

Marsukat Riadi

Kata dia, pihaknya juga telah mengidentifikasi sejumlah wilayah yang terdapat banyak hewan ternak berkeliaran di jalan raya dan membahayakan keselamatan pengendara. “Daerah yang rawan itu di Kecamatan Watubangga dan Tanggetada. Di dua daerah tersebut banyak sapi berkeliaran. Selain itu, di Kecamatan Pomalaa tepatnya di By Pass jalan menuju Kolaka itu juga terdapat banyak kambing warga yang berkeliaran,” bebernya, Kamis (3/12).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata Marsukat, pihaknya kini gencar melakukan sosialosasi. Para pemilik ternak diingatkan agar mengamankan peliharaannya dengan cara dikandangkan. “Kami juga sudah menyurat ke kecamatan untuk meminta melakukan pendataan terhadap pemilik ternak. Selain itu, para pemilik ternak juga diberi pemahaman,” tambahnya.

Marsukat mengingatkan kepada pemilik ternak agar tidak membiarkan peliharaannya berkeliaran. Dia menegaskan, pihaknya dapat melakukan tindakan jika setelah sosialisasi masih ada hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya. “Kalau sudah sosialisasi lalu masih ada yang berkeliaran, maka ternaknya akan kami amankan di kantor. Bila seminggu tidak diambil, maka kami akan kirim ke pulau. Pemiliknya juga bisa dipidana, dan ini sudah ada aturannya,” tegasnya.

Meskipun aturan penertiban hewan ternak telah ada, namun kata Marsukat, pihaknya akan tetap mengedepankan pendekatan persuasif. “Kami tidak langsung tindak. Tapi ada peringatan satu, dua, dan tiga. Kami juga sebenarnya merasa kasihan kepada pemilik jika harus mengamankan ternaknya. Sebab bisa jadi ternak tersebut merupakan sumber satu-satunya bagi dia untuk memenuhi kebutuhan hidup,” bijaknya. (c/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top