Terdampak Aktivitas Tambang, Bendung Huko-Huko Hampir Meluap


KENDARINEWS.COM — Arus Kali Huko-Huko mengalir deras dan membawa tumpukan sampah hingga ke hilir, pada tengah pekan ini. Padahal, cuaca sangat cerah. Derasnya aliran kali tersebut membuat debit air di Bendung Huko-Huko meningkat dan hampir tak mampu membendung volume air. Akibatnya, puluhan unit rumah warga dan areal persawahan yang berada di sekitar sarana irigasi tersebut terancam terendam.

Kepala Desa Huko-Huko, Sahabuddin, menyebut, derasnya aliran kali disebabkan oleh aktivitas penambangan yang terjadi di wilayahnya. ia meminta kepada para penambang agar memerhatikan kondisi di otoritanya. “Kami yang paling merasakan dampaknya dari aktivitas penambangan. Jadi kepada para penambang, tolong perhatiannya,” pintanya, Jumat (14/1). Melihat potensi kerawanan di Desa Huko-Huko terdampak bencana akibat aktivitas penambangan, maka Sahabuddin juga meminta para perusahaan tambang yang beroperasi untuk memehatikan kesejahteraan warga.

“Kepada pihak PT Vale dan PT Sumitomo, kalau ada penerimaan tenaga kerja maka harus memprioritaskan warga dari Desa Huko-Huko, karena kami yang paling merasakan dampaknya,” tegasnya. Menanggapi ancaman luapan Kali Huko-Huko, Wakil Ketua II DPRD Kolaka, Syarifuddin Baso Rantegau, mengaku akan turun langsung melihat kondisi sesungguhnya di lapangan. “Saya masih di luar daerah dan belum menerima laporan masyarakat. Nanti setelah pulang, kami turun langsung ke lokasi,” janjinya, saat dihubungi kemarin.

Untuk diketahui, Kali Huko-Huko pernah pada meluap tahun 2016 lalu. Saat itu, ratusan rumah warga terendam dan menyebabkan sejumlah areal persawahan dan lahan pertanian di Kecamatan Pomalaa, rusak. (b/fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *