Metro Kendari

Tahlilan 40 Hari Mendiang Agista

KENDARINEWS.COM — Genap 40 hari, Agista Ariany, istri Ali Mazi Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) berpulang menghadap sang khalik. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang dermawan. Ketua KONI Sultra itu selalu membantu orang-orang yang membutuhkan. Kepergian Agista untuk selama-lamanya membuat Sultra kehilangan sosok humanis, dermawan dan rendah hati.

Munajat buat mendiang Agista agar mendapat tempat di sisi Allah, Gubernur Sultra Ali Mazi menggelar tahlilan di ruang merah putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Sabtu (21/8).

Momentum itu, ia meminta maaf bila sang istri berbuat kekhilafan kepada siapapun. “Tentu, mengenang kembali kebersamaan kami, dengan almarhumah Ibu Agista Ariany, baik sebagai istri maupun ibu dari anak-anak kami. Almarhumah telah menjalankan tugasnya dengan baik. Termasuk memberikan dorongan dan motivasi kepada saya sebagai Gubernur,” kata Ali Mazi. Katanya, Agista selalu memberikan dukungan sejak memimpin Sultra periode pertama hingga periode kedua.

Hal ini demi terlaksananya tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Sultra sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, dan sebagaimana yang diamanahkan oleh masyarakat dan pemerintah. “Dalam pandangan saya, Almarhumah telah banyak berbuat untuk kepentingan, kemaslahatan, kesejahteraan masyarakat dan Sultra yang kita cintai bersama,” ungkapnya.

Politisi NasDem itu meminta keikhlasan semua pihak untuk memaafkan setiap kesalahan beliau. “Kami sadar sepenuhnya, sebagai manusia biasa, tentu Almarhumah tidak terlepas dari kesalahan. Untuk itu, perkenankan kami secara pribadi sebagai suami dan mewakili keluarga kembali meminta dengan segala kerendahan hati kepada seluruh masyarakat Sultra agar kiranya berkenan memaafkan dengan ikhlas dan lapang dada atas kesalahan istri saya tercinta,” kata Ali Mazi.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu ketika Almarhumah Agista Ariany menjalani perawatan medis sampai selesainya prosesi pemakaman. Ali Mazi meminta agar semua pihak memberikan dukungan agar ia terus semangat menjalankan tugas. “Saya juga menyampaikan terima kasih kepada segenap keluarga, rekan, dan komponen masyarakat Sultra maupun komponen masyarakat dari luar Sultra yang sejak kepergian Agista Aryani terus mendukung dan menyemangati saya dan anak-anak saya.”pintanya.

Ali Mazi meminta dukungan dan doa kepada seleruh lapisan masyarakat Sultra agar ia dan keluarga bisa tetap sehat sehingga mampu melanjutkan pembangunan yang telah direncanakan. “Secara pribadi, saya tentu merasakan betul betapa sedih dan beratnya kehilangan Almarhumah. Akan tetapi, saya sadari untuk tidak terus larut dalam kesedihan, karena saya masih mempunyai tanggung jawab besar sebagai orangtua bagi anakanak saya, dan tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sultra kepada masyarakat, daerah, serta bangsa dan negara. Sehingga saya harus tetap semangat menjalani kehidupan ini, saya harus tegar dan terus konsen dalam melaksanakan tugas pengabdian yang diamanahkan kepada saya,” pungkasnya.

Sebelum tahlilan, keluarga besar H. Ali Mazi, SH., menggelar prosesi Pekandeana Ana-Ana Maelu atau pemberian makan kepada anak yatim-piatu, yang dihelat oleh Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili keluarga besar H. Ali Mazi, SH. (rah/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top