Buton

Tahan Ombak dan Cegah Abrasi, Talud 470 Meter Habiskan Rp 18 Miliar

Manafu

KENDARINEWS.COM–Pesisir Pasarwajo mulai ditalud. Mega proyek penyelamatan pemukiman warga sekitar pantai itu dikerja sejak Maret lalu. Proyek sepanjang 470 meter itu menghabiskan anggaran sebesar Rp 18 miliar. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton, Manafu, mengatakan proyek tersebut sudah dimulai sejak Januari lalu. Perencanaan bahkan tuntas sejak tahun 2020, selanjutnya dilakukan lelang dan kini memasuki tahapan fisik.


“Karena ini anggaran pusat dan tidak terkena refocusing, jadi pekerjaannya langsung tancap gas dari bulan lalu,” katanya, Selasa (13/4). Lanjut dia, proyek tersebut untuk menangkal abrasi dan sebagai penahan ombak bagi kompleks pemukiman warga. Sehingga kajian lingkungannya tak terlalu lama dan langsung mendapat dukungan dari masyarakat. “Kita pantau terus, sampai hari ini kira-kira sudah 10 persen,” sambungnya. Pembangunan talud direncanakan akan menghabiskan waktu enam bulan sehingga diupayakan tuntas Agustus mendatang.

“Sekitar tanggal 20 bulan Agustus sudah selesai, sesuai kontrak,” ungkap Manafu. Sebelumnya, Bupati Buton, La Bakry, mengatakan, pembangunan talud akan memberikan rasa aman bagi warga sekitar pesisir Pantai Kelurahan Pasarwajo, mengingat wilayah itu berhadapan langsung dengan lautan bebas serta ancaman ombak besar. ‚ÄúPengalaman dulu itu air pernah meluap sampai ke Lapangan Banabungi itu, jadi solusinya ya ditalud,” katanya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top