Metro Kendari

Sulkarnain : Penataan Kawasan Pesisir Tunggu “Restu” KemenPUPR

KENDARINEWS.COM — Penataan kawasan kumuh di Kota Kendari masih terus berlanjut. Tiga kelurahan di kota Lulo telah diajukan masuk dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Ketiga kelurahan yang diusulkan yakni Mata, Kasilampe dan Purirano. Program ini tak hanya menyulap kawasan kumuh menjadi layak huni, namun ditata menjadi objek wisata baru

Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir mengaku telah mengusulkan program penataan kawasan (Mata, Kasilampe, Purirano) ke Kemen-PUPR. “Melihat keberhasilan program kotaku untuk skala kawasan sebelumnya seperti tahun 2018 penataan Bungkutoko, kemudian 2019 sampai 2020 kembali Bungkutoko ditambah Petoaha, menjadi semangat kita untuk mendorong kawasan pesisir lainnya untuk ditata. Kita tunggu saja persetujuan. Kalau di ACC tentunya kita akan langsung kerjakan,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Ia pun berharap seluruh elemen terkait mulai dari camat, lurah, tokoh masyrakat dan khususnya warga di tiga kawasan itu untuk bersedia wilayahnya dilakukan perbaikan dan pembersihan supaya lebih tertata sehingga bisa jadi kawasan yang layak huni. “Saya ingin pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat untuk bersiap-siap. Jika program ini disetujui, maka kita akan dapat bantuan berkisar diangka lebih dari Rp 10 miliar. Dengan anggaran itu, saya pastikan akan banyak yang bisa kita rubah dan benahi. Kita bisa menjadikan kampung kita yang sebelumnya mungkin kurang dilirik, bisa jadi tempat wisata,” kata Sulkarnain.

Ketua DPD PKS Kota Kendari itu mengaku, alasan pemkot mengusul kawasan Mata, Kasilampe dan Purirano kedalam program Kotaku mengingat kawasan tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang didukung kondisi lingkungan yang masih asli, asri dan letaknya yang strategis. Ditanya soal konsep wisata yang hendak dibangun, Sulkarnain mengaku masih mendiskusikannya dengan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sultra dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Yang jelasnya kata dia, kawasan pesisir tersebut bakal dipoles jadi tempat wisata yang indah.

Terpisah, Kepala BPPW Sultra Mustaba, menyambut baik usulan dari Pemkot untuk mengubah kawasan pesisir Kendari yang terkesan kumuh, menjadi sebuah kawasan wisata yang layak huni dan bahkan bisa menjadi sumber mata pencaharian baru bagi penduduknya. “Kami apresiasi usulan Pemkot. Kami akan kawal. Syaratnya tentu hasil evaluasi program Kotaku sebelumnya. Oleh karena itu saya minta kordinator program agar betul-betul melaksanakan pekerjaan secara profesional, supaya tahun depan banyak bantuan dari program Kotaku di Kendari. Baik itu progrm kotaku skala kelurahan, maupun skala kawasan,” kata Mustaba. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top