Buton

Sudah Disetujui, APBD-P Pemkab Buton Belum Ditetapkan


KENDARINEWS.COM — Sejak medio September lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton bersama pihak DPRD sudah menuntaskan pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun 2020. Meski sudah disetujui, dokumen anggaran itu belum ditetapkan. Alasannya, belum tuntas dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buton, Ahmad Mulia, mengaku, pihaknya belum mendapat info terkait hasil evaluasi APBD- P yang sudah diserahkan 17 September lalu. “Belum ada kabar hasil evaluasi, coba dicek di keuangan, karena saya belum diinfokan juga,” singkatnya, kemarin.

Sunardin Dani

Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buton, Sunardin Dani, juga menuturkan hal senada. Kata dia, sejatinya masa evaluasi APBD biasanya dua pekan. “Ya kita masih menunggu. Saya hubungi ke Pemprov kemarin, memang sedikit terlambat karena Covid-19. Tapi diinfokan paling lambat minggu depan sudah dikembalikan ke kami,” katanya.

Sunardin Dani mengakui, tertundanya jadwal evaluasi itu turut memengaruhi siklus keuangan di daerah. Sebab, program-program yang dicanangkan belum bisa dilelang, karena APBDP itu belum ditetapkan. “Aturannya kan ditetapkan dulu baru ada lelang. Tapi OPD sudah bisa melakukan persiapan-persiapan. Semoga penyesuaian setelah evaluasi tidak begitu banyak sehingga bisa segera ditetapkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu, DPRD Buton menyetujui Raperda APBD-P tersebut dengan proyeksi anggaran sebesar Rp 984 miliar. Tidak banyak kegiatan berubah dalam konsep APBD-P tersebut. Salah satu penambahan hanya penganggaran untuk sarana prasarana kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 yang rencananya akan dipusatkan di Buton. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru Lainnya

To Top