HEADLINE NEWS

Sudah Ada “Hilal”, Pencairan THR Mulai H-10 Lebaran

KENDARINEWS.COM — Duit miliaran rupiah digelontorkan pemerintah daerah untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya. Sebelas dari 17 pemerintah daerah menyiapkan sekira Rp247,9 miliar untuk sekira 56.805 ASN (lihat grafis). Estimasi THR sekira Rp247,9 miliar untuk 56.805 ASN itu minus Kabupaten Wakatobi, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan, Kolaka Timur dan Kolaka Utara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mencairkan THR untuk PNS, TNI, dan Polri H-10 lebaran. Aturannya saat ini masih difinalisasi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. “(THR untuk) ASN dan prajurit TNI, Polri, ini difinalisasi oleh Menteri Keuangan dan dibayar H-10,THR untuk pekerja sudah ada SE Menaker No. M/6/HK.04/IV/2021 dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7 sebelum lebaran,” ungkap Airlangga. Kendati sudah ada “hilal” pencairan THR H-10 lebaran, pemerintah daerah di Sultra belum memastikan jadwal pencairan. Pemda masih menunggu surat edaran (SE) atau surat keputusan (SK) Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe, HK Santoso, mengatakan, SK Menkeu RI menjadi landasan pemkab melakukan pembayaran THR ASN. “Tetap kita bayar itu. Mudah-mudahan secepatnya agar bisa digunakan untuk keperluan ASN menyambut hari lebaran,” ujar mantan Pj Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe itu saat ditemui di kantornya, Rabu (28/4) kemarin.

Pembayaran THR atau gaji 14 itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Mei 2021. Katanya, transfer pusat itu sedikit mengalami keterlambatan. Namun ia mengaku tak tahu penyebab telatnya transfer DAU tersebut masuk ke kas daerah (kasda) Konawe. “Itu tergantung pusat. Kita di daerah cuma menunggu kapan duit transfer itu masuk. Kita sudah estimasi, nominalnya mencapai Rp29 miliar. Itu untuk 5.985 ASN termasuk dengan anggota DPRD Konawe. Untuk eselon II, kita belum tahu apakah mereka juga dapat THR atau tidak. Belum ada surat, kita masih tunggu itu (SK Menkeu RI) seperti apa,” tandas Kepala BPKAD Konawe itu.

Pemkab Muna juga sudah menyiapkan dana senilai Rp25 miliar untuk membayarkan tunjangan yang bersifat sekali dalam setahun tersebut. Kepala BPKAD Muna, Amrin Fiini mengatakan, alokasi dana pembayaran THR bagi ASN sudah disiapkan dalam APBD 2021. Seperti tahun sebelumnya, jumlah ASN yang mendapat THR sekira 6.000 orang. “Dananya sudah siap seperti tahun lalu. Kurang lebih di angka itu,” jelasnya.

Amrin melanjutkan, pembayaran THR tersebut biasanya meliputi ASN dan anggota Dewan. Khusus bagi CPNS 80 persen, Amrin belum dapat memastikan apakah menerima THR atau tidak. “Sebelum ada Juknis, kami belum bisa rilis penerimanya. Mungkin Juknis itu keluar minggu ini,” imbuhnya.

Pemprov Sultra juga telah mengalokasikan anggaran THR sekira Rp50-an miliar. Kepala BPKAD Sultra, Hj. Isma mengatakan, anggaran gaji 14 (THR) sudah dialokasikan dalam APBD. Hj.Isma menyebut besaran THR yang diterima ASN sama dengan jumlah gaji yang diterimanya setiap bulan. “Sekira 13 ribuan ASN Sultra bakal menerima gaji 14. Pembayarannya harus menunggu petunjuk teknis dari Kemenkeu,” ujarnya kepada Kendari Pos, Rabu.

Pemkot Kendari pun menyiapkan anggaran THR sekira Rp26 miliar untuk 5.956 ASN. “Kita masih tunggu petunjuk operasionalnya. Kita masih tunggu PMK (Peraturan Menteri Keuangan)-nya. Insyah Allah kalau sudah ada (PMK) dan anggarannyan sudah ditransfer maka kita tunaikan (bayar) saat itu juga,” ujar Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir. Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan dan Kas Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kendari, Sitti Asmanah menjelaskan anggaran THR sebesar Rp26 miliar yang akan disalurkan kepada 5.956 pegawai berdasarkan golongan. THR ditransfer melalui rekening ASN.

Hal yang sama sudah dilakukan Pemkot Baubau. Alokasi anggaran THR sudah disiapkan namun masih menanti surat edaran Menkeu. Soal jumlah total THR yang disiapkan, Plt.Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset dan Pendapatan Daerah (BPKAPD) Kota Baubau, Yulia Widiarti belum bisa menyebutkan. “Yang jelas estimasinya kita anggarkan untuk semua PNS Kota Baubau sekira 3.900 orang. Nominal uangnya belum bisa kita bicara,” ujarnya.

Pemkab Bombana menyiapkan sekira Rp14 miliar anggaran THR untuk sekira 3.000 ASN. THR dibayarkan setelah adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat. “Anggaran itu berasal dari APBD Bombana,” ungkap Kepala BPKAD Bombana, Darwin Ismail. Plt. Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Koltim, Aspian mengatakan sesuai hasil rapat belum bisa dipastikan berapa miliar THR untuk ASN Koltim tahun ini. BKPD Koltim masih menunggu peraturan pemerintah. “Belum bisa menaksir atau memproyeksi,” ujar Aspian saat dihubungi Kendari Pos. (adi/ode/rah/ags/ahi/idh/kus/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top