Metro Kendari

Stok Vaksin Masih Aman, Dinkes Kendari Gelar Vaksinasi Massal

Kepala Dinkes Kendari, drg.Rahminingrum

KENDARINEWS.COM–Stok vaksin Covid di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari masih aman. Jumlahnya sekira 12 ribu dosis. Rinciannya, sebanyak 9 ribu dosis moderna dan sisanya sekira 3 ribu dosis adalah vaksin sinovac. Atas dasar itu, Dinkes menggelar vaksinasi massal.

Kepala Dinkes Kendari, drg.Rahminingrum mengatakan, masih tersedianya vaksin covid membuat pihaknya kembali membuka layanan vaksinasi massal di Kantor Dinkes dan 15 Puskesmas se-Kota Kendari.

“Waktu hari Kamis (kemarin) kita memang tidak melayani penyuntikan vaksin, karena kosong. Tapi di hari Kamis itu juga stok vaksinya tiba dan tersedia. Sehingga hari ini kita sudah bisa layani lagi,” ungkap Rahminingrum, Jumat (01/10/2021)

Masih tersedianya stok vaksin saat ini membuat pihaknya terus mengimbau warga agar sesegera mungkin mengunjungi seluruh faskes milik pemerintah (Kantor Dinkes/Puskesmas) untuk mendapatkan suntikan vaksin. Pasanya, stok 3 ribu dosis (khusus Sinovac) bisa habis dalam waktu 4-5 hari.

“Sebenarnya kita masih punya banyak vaksin, tapi jenis Moderna yang jumlahnya sekitar 9 ribu dosis. Cuman, masyarakat Kendari memang sementara ini lebih banyak memilih Sinovac. Olehnya itu, kami ingatkan sebelum stok habis segera ke Dinkes atau puskemas untuk divaksin,” kata Rahminingrum.

Rahminingrum mengakui, kendala yang sering dihadapi pihaknya dalam proses vaksinasi selama ini adalah soal keterbatasan jumlah vaksin dan vaksinasi ketegori lansia yang harunsya syarat cakupan vaksinasi lansia minimal 60 persen masih jauh dari target.

“Yang betul-betul kita terkendala itu di lansia.
Memang saat ini cakupan vaksinasi lansia mencapai 54 persen. Tapi, didalam 54 persen tersebut ada pra lansia yang waktu itu datanya kita masukan ke lansia. Sehingga, kalau lansia betul-betul umur 60 tahun keatas, pasti presentasi nya kurang dari 54 persen,” ungkap Rahminingrum.

Karena lansia menjadi kendala yang serius untuk mempercepat proses vaksinasi dari target 70 persen, Rahminingrum berharap bisa bekerja sama dengan RT, RW, lurah, dan Camat utuk turun langsung dilapangan secara door to door.
Sekedar informasi, berdasarkan data per 30 September 2021, cakupan vaksinasi di Kota Kendari mencapai 57,89 persen atau 153.490 dari sasaran 265.147 orang sasaran telah mendapatkan vaksin. (ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

To Top