Metro Kendari

Sri Lestari Edukasi Santri TPA Sodoha

KENDARINEWS.COM — Pandemi wabah Covid-19 belum berakhir. Setiap hari, ada saja warga yang terinfeksi virus yang menyerang sistem pernapasan itu. Tak ingin banyak warga yang terpapar, Tim Penggerak PKK Kota Kendari turun langsung di lapangan mengedukasi masyarakat. Kemarin, dipimpin langsung Hj. Sri Lestari Sulkarnain, TP-PKK menyambangi rumah belajar Al-Qur’an (TPA) Sodoha. Pada kesempatan itu, Sri Lestari meminta santri menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar tak terpapar Covid-19.

Ketua TP-PKK Kota Kendari, Hj. Sri Lestari Sulkarnain (jilbab kuning) saat mengedukasi santri TPA Sodoha Kendari, kemarin.

Menurut Sri Lestari, cara yang paling efektif untuk memutus mata rantai penyenaran Covid-19 hanya bisa dilakukan dengan berdisiplin prokes 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman.

“Kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Makanya, sebisa mungkin setelah selesai mengaji anak-anak kembali menggunakan masker, sebab banyak virus yang bertebaran, dan tidak memilih siapa yang akan terpapar, baik itu orang tua, remaja atau anak-anak, laki-laki atau perempuan, semua bisa terjangkit virus ini,” kata Sri Lestari kemarin.

Di sisi lain, Sri Lestari mengatakan ada begitu banyak nikmat yang diberikan kepada umat muslim, termasuk nikmat membaca Al-Qur’an. Jika dilakukan dengan mengikuti aturan membaca sesuai ajaran Al-Qur’an, yakni memperhatikan hukum tajwid, panjang pendek bacaan, cara melafalkan atau makhrijatul hurufnya dan juga memahami makna yang terkandung didalamnya.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang membaca dan mengamalkan isi Al-Qur’an, sehingga bersemangatlah kita untuk terus belajar mengaji. Terima kasih juga kepada para guru pembina yang mengajarkan, sebab anak-anak bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, mengenal Qalam Allah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah karena adanya guru yang mengajarkan,” kata Sri Lestari.

“Kami doakan semoga apa yang telah dilakukan ini bisa menjadi amal jariah, dimana pahalanya akan terus mengalir hingga anak-anak mengajarkannya kembali kepada orang lain,” pungkasnya. (c/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top